Selasa, 14 April 2020

TRIK MENULIS BUKU DALAM SEMINGGU

Belajar Menulis Gelombang 9
Pertemuan  : 4 Senin,13 April 2020
Waktu           : Pukul 19.00 – 22.00 WIB
Pemateri.      : Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit
Topik.             : MENULIS BUKU DALAM SEMINGGU
Peresume      : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)

MENULIS BUKU DALAM SEMINGGU

By : Prof. Richardus Eko Indrajit

Prof.Richardius Eko Indrajit merupakan pakar teknologi yang berbakat. Tak hanya sebagai pakar, narasumber berbagai seminar, beliau juga seorang akademisi sekaligus penulis puluhan judul buku dan ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan tingkat nasional maupun internasional.

Dalam Pertemuan ke – 4, kali ini  yang menjadi narasumber adalah Prof. Eko. Beliau memberikan trik -trik, agar kita dapat menulis buku dalam waktu seminggu. Menurut Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit.Materi Pelatihan menulisnya makin berat  Secara logika kita, mana bisa kita menulis buku hanya dalam waktu seminggu saja. Untuk membuat judul saja sudah susah, belum daftar isi dan isi buku itu sendiri.

# Trik Pak Prof Richardus Eko Indrajit*

Menurut Pak Prof Richardus Eko Indrajit
Buka dan subscribe EKOJI CHANNEL. Di sini kita akan melihat beberapa presentasi prof Eko  sejak tanggal 20 Maret 2020 yang lalu. kemudian kita diminta memilih salah satu yang menarik perhatian anda dari presentasi tersebut.

kemudian kita diminta untuk  menjawab 6 pertanyaan sederhana mengenai topik yang dibahas, yaitu: 5W1H. Misalnya judulnya DIGITAL MINDSET. maka kita menjawab pertanyaan tersebut.

APA (what) yang dimaksud dengan digital mindset.

MENGAPA  ( Why) digital mindset dibutuhkan

SIAPA ( Who ) yang harus berubah mindsetnya

DIMANA ( Where )digital mindset harus diterapkan

KAPAN ( When)  digital mindset diterapkan. Dan

BAGAIMANA (How ) cara menerapkannya.

Dalam satu hari tulis satu pertanyaan tersebut dalam sebuah tulisan. Sehingga pada hari keenam sudah terjawab semua pertanyaan dalam bentuk tulisan. Pada hari ketujuh, tulisan kita dapat kita berikan kepada Prof Eko. Kita tidak perlu banyak berfikir, karena semua sudah di paparkan dalam presentasi. Tinggal kita bahasakan saja sesuai dengan yang kita tangkap.

Di hari ketujuh, tulisan kita akan diberikan tambah-tambahkan sana sini oleh Prof Eko. Kemudian akan LANGSUNGterbitkan dengan e-ISBN resmi dari perusahaan publikasi be;iau yang di Yogyakarta, yaitu CV PREINEXUS yang bermitra dengan penerbit lama Graha Ilmu. Kita adalah penulis pertamanya, sementara beliau sebagai penulis keduanya. Kalau ternyata e-bukunya laku (kita jual di situs EKOJI CHANNEL dengan harga murah meriah, karena yang penting banyak yang beli). Beliau memberikan reward, semua royalti menjadi milik kitaDan ternyata banyak yang  suka dan laku, dapat di terbitkan versi kedua dalam bentuk fisik sehingga anda dapat ISBN.

wooww  !!!!! Jadi tertarikkkkk kan???,Jelas Penulis Pemula bisa membuat buku.ha..ha..Apakan setiap menulis selalu berpatokan pada 5wh? Urutan 5wh apakah bebas atau beraturan sesuai contoh dari bapak profesor.Tentu tidak !

5WH adalah untuk penulis awal yang ingin belajar menulis. karena sifatnya deskriptif, tapi sangat filosofis. setiap isu apapun, secara filsafat, harus bisa dijelaskan dalam 5W1H. kalau sudah biasa menulis deskriptif, barulah mulai menulis yang sifatnya: eksploratif, komparatif, arguentatif, persuasif, dan lain sebagainya.

contohnya: kalau isunya COVID-19,Beliau yakin dengan 5W1H, kita bisa membuat satu buku dalam seminggu. apalagi ada banyak referensi di internet saat ini. musuh menulis adalah diri sendiri. motivasi hanya dapat dibangun dari dalam diri sendiri. Oleh karena itu, sering beliau katakan, pilihlah sesuatu yang kita SUKAI dan KUASAI. kalau sudah terbiasa dengan 5W1H, lainnya menjadi mudah.

Menurut beliau kita boleh  membuat cerita yg berbeda-beda dalam satu buku ? yang  nanti judulnya adalah sebagai berikut, misalnya: DIGITAL MINDSET: Dilihat dari Berbagai Perspektif.

Bagaimana cara Pak Prof membagi waktu untuk menulis dengan jadwal  yang super sibuk. Apakah meluangkan waktu khusus atau disela-sela kesibukan untuk menulis?

Argumen Beliau.Jika anda menyenangi yang anda lakukan, pasti waktu dapat anda alokasikan. sebelum tidur beliau terbiasa membuat 3-5 halaman tulisan. saking terbiasanya, sekarang kalau se belum menulis, tidak bisa tidur. dan beliau ingin meninggalkan legacy untuk anak cucu. sehingga kalau nanti mereka bilang siapa kakek atau kakek buyutnya, bisa tercatat di internet. itulah cara hidup 1000 tahun lagi.Apa yang beliau lakukakan saat V-19 ini ?

Saat pandemi ini, semua kegiatan dilakukan secara online, baik sekolah, kuliah bahkan kerja. Saat wabah nanti berakhir, apakah kegiatan ini bisa memungkinkan dimasukkan ke dalam kurikulum, misalnya Senin-Rabu kegiatan tatap muka di sekolah, Kamis- Jumat secara online.Karena secara tidak langsung ada "memaksa" guru dan murid bahwa era digital class memang sudah harus dilakukan.

Menurut Pak prof akan ada perubahan besar-besaran dalam sistem pendidikan kita setelah pandemi ini. teknologi akan banyak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Beliau sudah prediksi ini 15 tahun yang lalu. tapi tidak menyangka kita belajar e-learning bukan karena memanfaatkan peluang, tapi karena kita mendapatkan masalah pandemi.ketika pandemi terjadi, semua harus berkarya  dan bekerja dari rumah. dan yang penting harus menjaga stamina tubuh agar tidak turun, sehingga tidak mudah terserang oleh virus ini.

Pak Prof Eko sudah mengajar semenjak di sekolah dasar, waktu itu beliau besar di kota terpencil Dumai di Riau. mengajar sudah menjadi hobby  dari kecil. sehingga tidak ada hari tanpa mengajar.Mengajar macem-macem dari kecil. mulai dari mengajar sandi-sandi pramuka, cara main sulap kartu, membuat perangkat elektronik, dan lain sebagainya.

Akhirnya Pak Prof Eko  menjadi dosen sekaligus konsultan seperti sekarang ini. mengajar dan berbagai ilmu serta pengalaman sudah menjadi DNA dalam tubuh .nah ! pada saat covid, beliau  tidak bisa lagi mengajar secara langsung tatap muka. kalau tidak mengajar, stamina menurun, kalau stamina menurun,  bisa tertular virus.maka pada hari ke 5 lockdown di rumah, beliau putuskan untuk mengajar via streaming YouTube. Beliau tidak perduli ada atau tidak ada yang nonton, yang penting  ngajar agar semangat. maka beliau membuat EKOJI CHANNEL di YouTube.

Semuanya dimulai pada tanggal 20 Maret 2020. mengikuti seminar virtual Pak Prof Eko  gratis, nah kalau mau pesan e-sertifikat, dikenakan biaya tambahan 10,000 rupiah – untuk membayar teman-temen yang membantu administrasi.
terkejutlah beliau ketika seminar pertama tersebut yang ikut 600 orang – dan hingga saat ini yang menonton youtube beliau sudah 6,000 orang untuk tema pertama yang namanya DIGITAL MINDSET. anda silahkan nonton rekamannya di YouTube.

Yah lebih terkejut lagi, untuk satu seminar tersebut, yang pesan sertifikat 1,116 orang…. wuih, tiba-tiba Pak Prof Eko mendapat 11 juta dalam sehari.akhirnya mulai tanggal 24 Maret 2020 sampai sekarang, setiap hari jam 8 pagi beliau melakukan seminar 1-2 jam di Youtube Streaming untuk siapa saja yang tertarik.Ternyata Pak Prof Eko,luar biasa dengan karyanya yang hebat.

Prof dari mana ide seminar di youtube kemudian mengeluarkan sertifikat ?idenya sederhana. setiap dosen khan harus membuat laporan kum untuk kenaikan jabatan akademik. biasanya mereka harus mengikuti seminar dengan bukti sertifikat. nah dengan adanya pandemi ini, semua seminar khan dibatalkan.artinya ada dua Kemungkinan:
1). Mereka tidak bisa mendapatkan sertifikat (yang artinya akan kesulitan naik jabatan akademik), dan 2).Beliau sendiri kehilangan pemasukan. karena pemasukan beliau 70 persen dari seminar, works hop, lokakarya, konsultasi dsb.

Nah semua orang yang ikut itu ternyata 80 persen adalah mereka yang pernah membli buku-buku yang Pak Prof Eko tulis semenjak tahun 1998. Beliau menulis buku juga dulu disuruh mahasiswa, karena ada krisis ekonomi 1998, sehingga mahasiswa S2 ndak sanggup beli buku dalam mata uang dolar. akhirnya buku beliau yang pertama terbit adalah RINGKASAN dari 50 buku bahasa Inggris yang beliau pinjam di perpustakaan. untuk meringankan beban mahasiswa yang beliau  ajar. Judulnya adalah Manajemen Sistem dan Teknologi Informasi. Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

Eh ternyata buku itu jadi best seller. akhirnya yang dulu ketagihan mengajar, menjadi ketagihan menulis. Pak Prof Eko dulu spesialis menulis bunga rampai.setiap ada satu diagram yang menarik perhatian beliau, di jelaskan dalam satu halaman secara ringkas. sebelum tidur menulis satu halaman, seperti Om Jay sekarang menulis blog.

Artinya dalam tiga bulan ada sekitar 100 halaman. sehingga buku bisa diterbitkan. sekarang beliau sudah menulis lebih dari 75 buku yang  diterbitkan, dan ratusan artikel. di era milenium,  kebanyakan buku dan tulisan beliau bagikan secara gratis

Silahkan anda download free di mana-mana, seperti di situs academia, di  situs eko.id, dan lain-lain
di akhir wa nanti Pak Eko akan kasih kejutan untuk semuanya yang hadir di sini.Ini luar biasa Prof.
Menulis buku dalam seminggu? Bagaimana triknya? Sebulan saja ngos-ngosan. Ini seminggu. Mesti harus ada trik jitu. Bagaimanakah caranya?

caranya mudah. kita harus mendisrupsi diri sendiri. Langsung saja pada pokok permasalahan.silahkan buka  dan subscribe EKOJI CHANNEL. anda akan melihat beberapa presentasi beliau semenjak tanggal 20 Maret 2020 yang lalu. kemudian pilihlah yang menarik perhatian anda (sesuai yang relatif anda SUKA dan KUASAI).

Kemudian beliau kasih waktu satu  minggu untuk menjawab 6 pertanyaan sederhana mengenai topik yang dibahas, yaitu: 5W1H. Misalnya judulnya DIGITAL MINDSET. maka anda menjawab pertanyaan (dalam bentuk tulisan) sbb.
1: APA yang dimaksud dengan digital mindset.
2. MENGAPA digital mindset dibutuhkan
3. SIAPA yang harus berubah mindsetnya
4. DIMANA digital mindset harus diterapkan
5. KAPAN digital mindset diterapkan. dan
6. BAGAIMANA cara menerapkannya.

Nah, satu hari tulis satu. Berarti hari keenam sudah jadi. Hari ketujuh kasih ke beliau. Anda tidak perlu banyak berfikir, karena semua sudah beliau paparkan dalam presentasi. Tinggal anda bahasakan saja sesuai dengan yang anda tangkap.

Dulu Pak Prof Eko menjadi penulis karena masih banyak waktu luang. dan waktu itu  belum ada internet. nah sekarang karena waktu beliau terbatas, maka beliau lakukan kombinasi. kalau Sabtu Minggu  menulis, kalau hari biasa menjadi Youtuber. bagi beliau, buku dan youtube adalah MARKETING BROCHURE atau MARKETING TOOLS. karena orang mengenal kita, baru mereka mengundang kita untuk bicara di acara mereka. dari situlah Pak Prof Eko menghidupi keluarga hingga saat ini.

Apa yang menjadi modal utama pak prof. sehingga menjadi kekuatan bagi guru yang mau belajar menulis untuk terus bisa menulis seperti yang prof lakukan? waktu kecil, cita-cita beliau sederhana. Beliau ingin keliling Indonesia melihat keindahan kota-kotanya, tapi dibayarin orang lain. setelah beliau menjadi penulis, tiba-tiba undangan seminar ke sana sini menggila. akhirnya dari tahun 1998 sampai 2003, beliau sudah berkunjung ke 27 provinsi ketika itu.

Nah kemudian cita-cita berubah. ingin bisa keliling dunia, dibayarin orang lain. mulailah Pak Prof Eko mengunggah tulisan serta powerpoint (biasanya powerpoint dalam bahasa Inggris) ke internet. Dan ehhhh… malah ada undangan dari beberapa negara. Jadi motivasi beliau adalah ingin keliling dunia gratis dibayarin orang lain… karena ingin melihat berbagai keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa.

Sampai saat ini beliau sudah hitung, telah mengunjungi 73 negara. Masih lebih dari 100 negara lagi yang ingin lihat. makanya sekarang beliau tetap menulis dan jadi youtuber.sebenarnya beliau menjadi youtuber baru 3 minggu hehehe ...

Bagaimana yutuber bisa dapat uang? Bagaimana prosesnya? ada cara langsung ada cara tidak langsung. cara langsung adalah seperti beliau lakukan. silahkan ikut gratis.*yang mau e-sertifikat, pesan dan bayar 10,000 ke saya. nah kalau ada 1,000 orang yang pesan, khan saya dapat 10 juta? sama dengan wa sekarang, kalau anda mau dapat sertifikat dari saya yang ditandatangani saya dan oom Jay, silahkan pesan ke Oom Jay. nanti 40 persen untuk saya, 40 pesen untuk Oom Jay, dan 20 persen untuk mas Bambang….hehehehe….*

cara lainnya adalah, gara-gara beliau streaming YOutube, hingga hari ini sudah ada pesanan streaming ke perusahaan mereka langsung.Pak Prof Eko sudah dapat 10 pesanan. mereka bayar langsung ke beliau.cara tambahan lainnya adalah, apply adsense ditaruh di youtube channel kita. nanti setiap laki ada sponsor, maka sebagian akan masuk ke pundi-indi kita.

Menulis adalah cara kita menyampaikan buah pikiran lewat tulisan. jadi bagi Pak prof Eko semua tulisan adalah baik, karena dilakukan dari hati. ibu/bapak pasti punya banyak hal yang ingin diceritakan kepada orang lain. tulis saja apa yang ada di kepala kita. Tidak usah takut. kualitas menulis itu ditentukan oleh pembacanya. dan pembaca itu macem-macem. kalau Pak Prof Eko  menulis untuk kakek beliau, akan beda bahasanya dengan kalau menulis untuk generasi anak-anak. kualitas menulis adalah masalah jam terbang. lama-lama jadi bagus sendiri…. jaman sekarang, tulisan tidak perlu terkoordinir. masukin aja ke internet, maka nanti akan terkoordinir sendiri. karena dalam dunia maya, berlaku data yang unstructured dibandingkan dengan structured. menulis blog seperti yang disampaikan Oom Jay adalah sangat baik.Pak Prof Eko selain menulis, senang juga bikin puisi dan lagu kok…. apapun yang ingin beliau sharing, beliau tulis. satu-satunya yang perlu diperhatikan adalah (menurut Pak Prof Eko), buatlah tulisan yang tidak membuat orang lain sedih karena kita menyampaikan hal-hal yang buruk atau jelek…. me nulis hal-hal yang buruk kalau bagi Pak Prof Eko mendatangkan energi negatif…. malah akan mengganggu kehidupan masa kini dan mendatang.Bagaimana menulis seminggu menjadi satu buku?Apakah ada target jumlah halaman?
Karena banyak orang tahu prinsip 5w+1H tapi sulit mengembangkan hingga menjadi berlembar-lembar bahkan bisa menjadi satu buku.

Caranya kita mendisrupsi diri sendiri. anggap saja kalau dalam seminggu buku tidak jadi, kita dipecat oleh organisasi tempat kita bekerja. pasti itu buku pasti jadi. nah cara lain dibalik. kalau anda saya kasih waktu seminggu untuk membuat 25 halaman saja mengenai 5W 1H dan TIDAK BOLEH LEBIH, maka anda akan cenderung berfikir fokus dan menulis yang penting-penting saja

Adakah aturan tata cara penulisan, format kertas, huruf, dll.tidak ada. semua tergantung kita dan Pak Prof Eko. kalau anda tertarik, pilih satu judul.Beliau kasih struktur bukunya, dan kita menulis. minggu depan kita sharing di wa ini. bagaiman siap menerima tantangan ini? no worry, selama seminggu ini beliau bimbing kita secara pribadi via WA.

Khusus untuk Pak Prof Eko, ilmu beliau adalah open source. siapa aja boleh menikmatinya. namun agar terbiasa, pakailah istilah attribution – artinya secara langsung atau tidak langsung kita mention dari mana ide tulisan diambil. memang etikanya begitu… agar nanti jika kita sudah  punya ide orisinil, orang juga akan melakukan hal yang sama terhadap tulisan kita. dulu kita sering dinasehati ayah ibu: “kata nenek…. atau kata kakek” … nah itu adalah contoh atribusi yang sederhana.

Kita hebat di anggap Pak Prof Eko,Karena beliau  mau nulis novel aja belum sempat-sempat. agar tidak buntu, ketika ide muncul, dan sedang menggebu-gebu, tulislah sampai tuntas. beliau terkadang kalau lagi IN, bisa tidak mandi atau makan. takut kehilangan ide, gagasan, dan semangat. kayak waktu jaman pacaran dulu deh… kalau lagi mood kan tidak ada yang bisa menghalangi. makan tak enak, tidur tak nyenyak, karena cinta.

Pak Prof, Bagaimana menilai baik tidaknya sebuah buku ?apa yang menjadikan tolak ukurnya ? sederhana, kepuasan pembaca. karena pembaca yang puas, akan merefer ke orang lain. akibatnya buku habis dibeli. dan dicetak lagi… intinya setiap buku punya target audiens yang ingin diraih. selagi mereka merasa mendapatkan sesuatu, berarti buku tersebut baik adanya…. (secara etika manfaat yang dirasa adalah yang baik-baik, bukan dalam hal buruk).

cara membangun ekosistem di organisasi yang ingin menerapkan e-learning. karena di dalam ekosistem ada banyak komponen yang harus dipersiapkan komponen tersebut. seperti apa jenisnya? silahkan tonton secara lengkap… dan jangan lupa, subscribe, like, share… dan bunyikan loncengnya

Menurut prediksi prof arah pembelajaran masa depan yang sesuai dgn kultur masyarakat Indonesia seperti apa?semua akan lari ke blended learning, dimana antara model pembelajaran formal, nonformal, dan informal akan menjadi satu – yang difasilitas dengan teknologi informasi.bisakah kita menulis seperti Pak Prof Eko ?

Menurut beliau .Kita bisa menulis jauh lebih baik dari beliau. soalnya kita ada yang mengajari dan ada yang mau mendampingi.Beliau dulu harus belajar dan jatuh bangun sendiri. pepatah mengatakan: ala bisa, karena biasa. tak kenal, maka tak sayang. menulis adalah masalah jam terbang. semakin kita sering terbang, akan semakin mulus take offl terbang, dan landingnya…. ayo menulis bersama Pak Prof Eko.Kita  penulis pertama, beliau penulis kedua.

ini sedikit hiburan selingan untuk kita

 https://www.youtube.com/watch?v=7up_GtynnXs

Dan ini juga

 https://www.youtube.com/watch?v=sjS8V_6um44

ini lagu karangan beliau terakhir dinyanyikan rame-rame oleh keluarga besar beliau
 https://www.youtube.com/watch?v=U8fad5ZM5OE&t=5s

Terima kasih semuanya.Kita sudah punya nomor telepon beliau. seperti kata oom jay, tulis aja dan buktikan apa yang terjadi.Pak Prof Eko menunggu yang tertarik membuat ringkasan yang beliau katakan di youtube channel…. kita menulis berdua, dan beliau langsung terbitkan…. ciao…. salam sehat untuk semuanya. terima kasih moderator dan Oom Jay. sukses semua untuk kita….. I am login out….

Penulis Resume

Usman Alamsyah
Bengkulu,Rejang Lebong

Senin, 13 April 2020

Tips Mengatasi Ide Loncat-loncat


Belajar Menulis Gelombang 9
Pertemuan  : 4 Senin,12 April 2020
Waktu           : Pukul 19.00 – 22.00 WIB
Pemateri.      : Bpk.Wijaya Kusuma,M.Pd
Topik.             : Teknik Mengatasi Ide Yang Loncat-loncat
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)

*TEKNIK MENGATASI IDE YANG LONCAT-LONCAT ALIAS KAGAK FOKUS*

Pada malam ini materi kedua,yang merupakan bonus dari Admin sendiri,Siapakah Admin tersebut ?
Admin tersebut adalah Bapak Wijaya Kusuma yang akrab di Panggil Om Jay.Beliau merupakan penulis Buku Nasional,Blogger dan youtuber.Banyak pembelajaran melalui media Online yang beliau cetus salah satunya belajar menulis melalui group WA.

Pada malam ini beliau menyampai materi kedua setelah Pak H.Encon Rahman.Menurut Om Jay Gimana sih cara membuat diksi atau tulisan yang tepat dan disukai pembaca?

Ada beberapa prinsip yang mesti Kita lakukan dan harus ketahui dalam menyajikan tulisan yang tepat dan disukai pembaca.
Om jay  sebut dengan *'Tulisan Memikat'* ,
diantaranya yang harus  lakukan ini :
1. Tulisan harus rapi, dalam artinya memahami fungsi-fungsi tanda baca dan kaidah penulisan yang benar.
2. Bahasa tulisan berbeda dengan
bahasa lisan.‌Menggunakan bahasa yang sesuai dengan target pembaca kita. Ini penting sebab tingkat keahlian penulis dilihat bagaimana ia menuturkan isi yang komplek kedalam tulisan sederhana.
3. Pilihan kalimat-kalimat yang memancing daya imajinasi dan emosional pembaca.‌Sesuaikan dengan kapasitas yang kita miliki berdasarkan ilmu, keterampilan dan pengalaman yang kita miliki.

Hal-hal yang perlu di hindari Saat menulis

1).Tidak mengulangi kata-kata yang sama dalam satu kalimat serta gunakan padanan kata yang lain jika menggunakan makna yang sama.
2).Kuatkan data (sumber) artinya pilih data-data yang kuat untuk menjelaskan satu pembahasan.

‌Posisikan diri sebagai pembaca.
Bagaimana seandainya kamu membaca tulisan sendiri ?
Buku Nasional: Saya katakan pasti diawal Anda akan mengalami kondisi ini, sadar atau tidak.

Biasanya muncul saat proses penulisan sebuah buku, "Satu ide belum selesai muncul ide berikutnya dan begitu seterusnya."Lemahnya kesabaran. Ingin cepat sukses. Tidak fokus, loncat kesana-kemari. Lemahnya daya juang alias gampang menyerah, membuat banyak para pemula gagal dipertengahan jalan, termasuk saat mengawali diri berproses untuk menulis.

Lagi banyak ide tapi  kebingungan gimana nulisnya

Udah nulis tapi ditengah  jalan bingung dan mentok, mandeg

Malah, tulisan belum juga tuntas, tiba-tiba muncul ide baru.

Efeknya merasa bahwa  ide baru lebih bagus dari ide lama yang udah ditulis setengah jalan 🙈

Teman-teman semua, dalam menulis saya percaya dengan prinsip ini, *"makin banyak memberi makin banyak menerima."* atau pernyataan, *"Kerja keras enggak akan pernah mengkhianati hasil."*

Memberi nilai lebih, kerja lebih keras dan sabar yang kuat dalam belajar dan komitmen itulah nasihat yang diajarkan oleh Jack Ma, untuk mencapai kesuksesan di era ini

Celakanya kondisi justru membuat kita  gampang _move on_ alias gampang loncat pindah menulis ke ide baru, meninggalkan tulisan lama yang dianggap udah gak bagus. Gak menarik lagi untuk dilanjutkan.

OMG 🙈😱

Kalau ini yang sedang dialami oleh teman-teman, saya akan sampaikan bahwa Anda sedang diserang penyakit berbahaya. Penyakit yang biasa menyerang penulis pemula.

Penyakit yang bisa menghambat para pemula untuk fokus dan  lebih produktif dalam berkarya...

*Pertama: Tidak selektif dalam memilih ide.*
Tidak semua ide itu bagus, bisa jadi itu adalah ujian.Mengapa saya bilang begitu? Sederhananya begini. Jika setiap ide yang muncul Anda turuti tanpa berpikir matang maka yang ada Anda akan diombang-ambingkan oleh ide baru yang selalu muncul setiap saat. Ingat, pikiran kita tidak pernah berhenti menghasilkan ide.

Kabar buruknya, jika kita selalu menuruti ide baru yang tiba-tiba muncul, tulisan yang sudah digarap bisa dengan mudah ditinggalkan begitu saja.
Dengan alasan sudah tidak relevan, tidak menarik, gak ada _feel_ lagi buat lanjut nulis.

Solusinya, Anda harus pilih ide dan tetap fokus sampai ide tersebut mewujud menjadi karya. Sampai tulisan tuntas."Menuntaskan tulisan jauh lebih baik dari pada tulisan yang dianggap sempurna, namun tidak pernah selesai."
        
         *Ini penyakit laten*

*Kedua: Muncul Ide yang Tidak Nyambung  dengan Tulisan Sebelumnya.*

Untuk mengatasinya, selalu awali dengan pertanyaan apa hubungannya ide baru ini dengan ide sudah ditulis?Jika diawali dengan "pertanyaan" tersebut maka ide yang tiba-tiba muncul justru akan menjadi penambah sudut pandangan baru pada tulisan yang sedang ditulis. Cakupan menjadi lebih luas. Bukan malah ditinggalkan ^^

*Ketiga: Tidak Membuat Titik Fokus.*

Jika yang disampaikan tidak punya fokus, tulisan jadi kabur. Tidak tepat sasaran. Bahasan jadi kesana-kemari.

Menulis itu harus fokus pada satu titik sasaran. Fokusnya pada tujuan atau nilai yang ingin disampaikan.

Misalnya, saat Anda ingin menulis yang tujuannya untuk memberikan orang motivasi dalam berbisnis, maka fokus pada menyampaikan masalah itu saja.

*Catatan penting* , pisahkan antara menulis dan mengoreksi (membaca ulang tulisan), jangan sampai bersamaan. Tuntaskan tulisan lebih dulu baru koreksi ^^

Sebab, membaca, menulis, dan mengoreksi hasil tulisan adalah bagian berbeda. Pikiran kita tidak bisa melakukan itu secara bersamaan.

Jika Anda masih ngotot ingin melakukan menulis dan membaca secara bersamaan, maka saya pastikan tulisan tidak akan selesai dan Anda akan berputar-putar pada mengoreksi tulisan sendiri terus menerus sampai ada malas menyelesaikan tulisan. Maka *fokuslah sampai tulisan selesai* 😉

Semoga bermanfaat

Rahasia Menjadi Gupres Internasional

Belajar Menulis Gelombang 9
Pertemuan Ke :  3 Minggu , 12  April 2020
Waktu               : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri.         : Bpk.H.Encon Rahman
Topik.               : Rahasia Menjadi Gupres Internasional
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)

Seperti biasa Om Jaya Membuka perkulihan Online melalaui Group WA.Beliau menyapa kami dengan Salam: *Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Selamat malam semuanya. Malam ini kita akan mendapatkan pencerahan dari pak Haji Encon Rahman.Lalu Om Jay menugasi Pak Bambang Purwanto sebagai moderator *.

Perkulihanpun di mulai.Sebelum materi di sampaikan Oleh Pak H.Encon Rahman.Kita mengenal lebih dekat,siapakah Pak H.Encon Rahman ?

Pak H.Encon Rahman yang akrab di panggil "Kang Encon"Merupakan guru berprestasi dari Majalengka Jawa Barat.Beliau juga menjadi gupres tingkat nasional juara 1 tahun 2016 dan  terpilih mewakili bangsa Indonesia untuk tampil di ajang internasional sebagai  guru terbaik Indonesia pada tahun 2017 dari negara Thailand, yakni penghargaan princess maha chakri awards (PMCA).Waaaaw ! ternyata Kang Encon memiliki sejuta Perestasi.hemm..hemmm

Kang Encon berbagi pengalaman
dan trik bagaimana agar menjadi gupres tingkat Nasional dan  juga sekaligus menjadi gupres internasional mewakili bangsa Indonesia di kancah inter -nasional.Bagaimana Pendapat Beliau ?

Menurut Kang Encon.Lomba guru berprestasi bukan hanya ada di Indonesia tetapi lomba ini juga diterapkan di negara-negara lain termasuk di Asia tenggara .Itulah sebabnya pemerintah setiap tahun selalu mengadakan lomba gupres.Lomba gupres termasuk ajang berprestasi dan bergengsi bagi seorang guru.Kenapa dikatakan demikian ?karena penilaian gupres lebih komprehensif dan menyeluruh dari berbagai faktor.

Sebagaimana kita ketahui di dalam undang-undang nomor 14 tahun 2005 jabatan guru itu adalah profesi.Seorang guru harus memiliki jabatan profesional di mana jabatan ini mencakup 7 M.Apa 7 M itu ?

Adapun yang dimaksud dengan 7 M adalah :
1. Mendidik
2. Membimbing
3. Mengarahkan kan
4. Melatih
5. Menilai
6. Mengajar
7. Mengevaluasi
Apabila guru tidak memiliki ranah 7M ini maka akan menjadi pertanyaan besar karena guru adalah seorang profesional.

Pada sisi lain pemerintah selalu mengadakan lomba gupres baik dari tingkat jenjang satuan pendidikan TK, SD, SMP, SMA diantaranya memiliki tujuan.
1. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat mulia bermartabat dan terlindungi
2. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya
3. Meningkatkan persaingan yang sehat selalu pemberian penghargaan di bidang pendidikan
4. Membangun komitmen mutu guru dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan.

Dengan mengacu kepada  tujuan pemilihan gupres di atas maka kegiatan ini rutinitas diselenggarakan setiap tahunnya.*Alhamdulillah dengan izin Allah Kang Encon menjadi gupres tingkat nasional juara 1 tahun 2016 dan  terpilih mewakili bangsa Indonesia untuk tampil di ajang internasional sebagai  guru terbaik Indonesia pada tahun 2017 dari negara Thailand, yakni penghargaan princess maha chakri awards (PMCA).*Keren kan !

Mendapatkaan penghargaan princess maha chakri award dari PMCA tidaklah mudah.Dikatakan tidak mudah karena kita akan mewakili atas nama bangsa Indonesia di forum kancah internasional.

Sementara Untuk menjadi gupres juga sama  tidak mudah dan juga  tidak mustahil Kenapa dikatakan demikian? Sebagaimana sampaikan di awal pembicaraan menjadi gupres merupakan ajang prestasi dan prestise tertinggi bagi karir seorang guru.

Kemendikbud selaku regulator dalam menyeleksi calon penerima penghargaan internasional tentu harus mengikuti persyaratan yang sesuai dengan acuan yang disampaikan oleh PMCA dari kerajaan Thailand.Salah satu indikator nya harus menjadi  gupres.Utusan dari negara lain pun sama mereka adalah para gupres di negara asalnya.

Apa saja unsur-unsur yang dinilai, untuk ikut seleksi gupres dan apa saja yang harus dipersiapkan ?
Unsur-unsur yang dinilai untuk seleksi gupres
ada empat kompetensi yaitu :
1).kepribadian 2).sosial profesional 3). pedagogik
Keempat unsur komponen tadi harus dibuktikan dlm bentuk portopolio, wawancara, tes, presentasi dan sikap kita pada saat mengikuti ajang gupres.
Memiliki tulisan yang dibukukan atau artikel di surat kabar merupakan salah satu penilaian dari pihak juri dari unsur profesional.Itulah sebabnya rekan-rekan yang ingin menjadi gupres harus memiliki modal diantaranya tulisan-tulisan atau artikel yang pernah di muat di surat kabar

Mulai Sekarang Kumpulkan dari buku tulisan  piagam ,dan sejenisnya untuk dijadikan salah satu bukti pada portofolio.Kang Encon sendiri pada waktu mengikuti ajang gupres tingkat nasional  menyodorkan sekitar 150 lebih tulisan artikel yang dimuat di surat kabar dan buku buku yang dicetak dan diterbitkan oleh penerbit mayor sehingga dengan ijin Allah beliau berhasil menjadi juara.

Bila dalam lomba lomba sejenis yang diadakan oleh Kemendikbud seperti Inobel, lKG ,OGN dan sejenisnya itu baru bagian terkecil dari komponen gupres.Berdasarkan kondisi itu, bagi rekan rekan guru yang tertarik akan mengikuti ajang lomba gupres harus dipersiapkan sejak dini.Apa saja kang Encon Rahman persiapannya agar menjadi juara 1 gupres Tingkat Nasional?

Sebagaimana sampaikan di awal pembicaraan menjadi gupres merupakan ajang prestasi dan prestise tertinggi bagi karir seorang guru.Nah Pada kesempatan ini beliau akan membongkar rahasianya kenapa bisa menjadi juara gupres dan menjadi guru Internasional mewakili Indonesia tahun 2017.

Ini adalah video penghargaan dari PMCA ketika sy menjadi penerima guru internasional di Thailand.

https://youtu.be/FWBFNVvHi-8

Adapun rahasia sukses menjadi gupres hanya dua saja.
* Memiliki Amalan Batiniah*
ketika kita akan mengikuti lomba gupres adalah :1).jangan dengki kepada orang lain sesama peserta gupres.2). jangan sombong dan rasa bakal jadi pemenang karena kita merasa paling bnyk karya misalnya.Perlu saya katakan sejujurnya kalau pada ajang gupres ada rasa dengki sombong dan bakal menang malah akan terjadi sebaliknya. Itulah sebabnya hilangkan seluruh penyakit hati pada saat kita mengikuti ajang gupres baik mulai dari Kecamatan hingga nasional.

*Memiliki Amlan Lahiriah*
Amalan lahiriah adalah isi seluruh komponen portopolio dgn benar. Selanjutnya bentuk perhatian yang diberikan pemerintah terhadap gupres, selain uang tunai 30,jt, leptop dan juga bisa  studi banding ke luar negeri juga kita sering diundang menjadi pembicara di berbagai tempat dari Kemendikbud.

Motivasi Utama kang Encon  menjadi gupres adalah ingin menjadi contoh kebaikan dan menjadi jalan kebaikan bagi orang lain. Alhamdulillah dengan wasilah gupres beliau mendapat banyak nikmat dari Allah selain uang popularitas juga karir di bidang keguruan. Mudah-mudahan takdir ini menjadi jalan beliau lebih taat kepada Allah.Dari ajang Gupres juga alhamdulilllah beliau bisa berangkat ke tanah suci dan ke beberapa negara dengan biaya gratis.

Proses menjadi gupres menurut kang Encon sebagai berikut
1. Persiapkan dengan baik apa yang dibutuhkan dalam lomba tersebut dengan berdasar kepada pedoman lomba gupres yang selalu disampaikan pemerintah setiap tahunnya.
2. Jangan mau menjadi peserta gupres karena desakan pihak luar misalnya PGRI atau kepala sekolah padahal kita belum siap karena jika kita tetap memaksakan untuk ikut ajang gupres padahal kita tidak siap hanya akan menghabiskan biaya tenaga pikiran dan waktu saja.
3. Karya tulis untuk bekal gupres adalah buku-buku karangan sendiri atau keroyokan / antologi dan tulisan kita yang pernah dimuat berbagai media cetak.Itulah sebabnya pada tanggal 1-30 Mei saya akan  membuka kursus menulis artikel untuk konsumsi si surat kabar dan majalah.Saya berharap pengalaman saya  selama ini menjadi penulis freelance di berbagai surat kabar dan majalah hingga mencapai 500 tulisan yang pernah dimuat di media cetak  bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang akan ikut kursus menulis artikel
4. Persiapkan juga media pembelajaran, bimbingan kepada rekan guru, dan bimbingan kepada anak-anak kita hingga menjadi juara.Untuk menciptakan produktivitas dan konsistensi diri yang kreatif ,modalnya adalah pembiasaan secara Istiqomah. Kemudian banyak belajar dari orang lain dan jangan merasa lebih hebat dari orang lain. Itulah sebabnya kang Encon selalu bertanya dan menyimak pembicaraan orang lain dengan maksud untuk menambah ilmu.

Gupres secara cara fisik akademis dan profesional dinilai dari sudut portofolio. Namun untuk aspek pedagogik kepribadian dan sosial itu dinilai dari gesture wawancara cara presentasi dan performen pada saat kita ikut lomba.Sebagaimana beliau sampaikan bahwa motivasi beliau mengikuti ajang lomba bukan mengejar hadiah 30 juta dari kementrian atau yang lainnya. Niat awal Kang Encon adalah menjadi jalan kebaikan dan menjadi contoh kebaikan. Dengan niat  insyaallah banyak jalan.... dan Allah ridho sehingga apa yang inginkan tercapai dengan izin Allah

Kesimpulan:

1).Akhirnya rahasia itu terbongkar,setelah Kang Encon menyampaikan kepada kami di group WA PGRI ini.

2).Tidak akan ada prestasi yang di raih tanpa usaha

3),Tidak ada Prestasi yang di raih tanpa perjungan 

4).Prestasi bisa di raih melalui usaha,perjuangan  dan doa Serta Proses yang panjang dan semangat pantang menyerah.

5).Orang hebat,orang yang bisa membuat orang lain menjadi hebat.

6).Semoga  prestasi kang Encon yang merupakan sosok anak bangsa yang hebat,bisa mengciptakan kang Encon,kang Encon yang lain.amn

Minggu, 12 April 2020

10 HURUF WEJANGAN OM JAY, MENULISLAH !!!


Menulis merupakan imajinasi dalam merangkai kata menjadi sebuah kalimat,lalu menjadi paragaraf.Serta membuatnya menjadi kalimat yang Indah dan di intip oleh Pembaca,juga bisa memancing Emosi pembaca dari tulisan yang kita hasilkan.

Tidak semudah membalik telapak tangan.Pengalaman yang banyak dan waktu yang cukup di butuhan dalam menghasilkan suatu karya seni yang indah dalam bentuk tulisan.Namun ini bukan suatu yang mustahil.Bila ada kemauan belajar,segala sesuatu yang sulit bisa menjadi mudah,segala sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Mulai  belajar menulis dari cerita tidak penting,cerita yang sangat sederhana,
pengalaman pribadi kita,momen sepesial atau cerita yang di anggap sepesial entah itu anggap orang serius atau tidak tetap akan kita tulis.

Membiasakan  dari banyak membaca karya  tulis orang lain.ini istimewa untuk memperbanyak kosa kata dan imajinasi kita dalam memahami berbagai macam gaya bahasa penulis.dan juga suatu latihan supaya emosi kita bisa terpancing selanjutnya banyak belajar dari pakar menulis.ini merupakan jembatan penghubung supaya pakar penulis handal bisa memfasilitasi kita untuk belajar menulis.

Bapak Wijaya Kusuma yang akrab di panggil Om Jay,Seorang Blogger ternama ,Penulis buku Nasional dan founder komunitas sejuta guru ngeblog (KSGN) memfasilitasi kami,para penulis Pemula yang agak gaptek untuk di beri pengetahuan dari para pakar menulis yang handal dan berkompeten di bidang menulis.

Beliau juga merupakan seorang Youtuber yang sekarang mengambil S3.Banyak sumbangsi Di dunia menulis yang telah beliau torehkan.Kami banyakmendapatkan ilmu tentang menulis dari beliau.Kami bisa mengenal dan bahkan bisa berkomunikasi secara pribadi dengan para penulis buku Best Seller. "waw keren"

Om Jay, memfasilitasi kami untuk bergabung di group WA untuk belajar menulis.Di kelas group WA,Kami sedikitpun tidak dipungut biaya.Tapi oleh narasumber materi yang di sampaikan sangat bermutu dan bermanfaat.Bukan dalam artian karena tidak di pungut biaya materi asal-asalan melainkan,semua nara sumber memberi materi sangat bermutu dengan ikhlas.

Materi yang di sampaikan semuanya berhubungan dengan cara menulis.
Kami diajarkan cara menulis dari hal yang sederhana , menulis cerita tidak penting ,menulis cerita pribadi ,menulis Cerita momen spesial, menulis di blog,menulis di media cetak, menulis karya ilmiah hingga bisa di publikasikan ke tingkat nasional, malahan hingga bisa menerbitkan buku sendiripun dibahas dengan tuntas di kelas WA ini.

Kami diajari juga cara jika menghadapi ide yang ngeblank saat menulis.
sebab saat menulis tidak selancar yang dibayangkan.Ada kalanya kita menghadapi posisi ngeblank dan ide kita tidak muncul sama sekali kemudian tidak bisa menghasilkan kata-kata. Semua itu ada caranya untuk memunculkan ide kita kembali.hal paling penting dalam menulis adalah niat dan tekat.Bulatkan niat luruskan tekad,niatkanlah bahwa menulis adalah sarana kegiatan untuk berbagi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua. 
Bulat tekat kita bahwa kita bisa..!

Pesan  Om Jay,Buatlah tulisan dari hati karena sesuatu yang dari hati,akan sampai ke hati pembaca. Setelah niat kita kuat, tekat kita bulat mulai fokus untuk mencapai tujuan menulis. Apa tujuan kita menulis? Tujuan kita menulis adalah mendapat hasil tulisan yang bermakna dan bermanfaat bagi banyak orang.

Melalui Kebiasaan menulis kita bisa berbagi ilmu dan pengalaman.
Karena  manusia yang baik adalah yang mau belajar,mengajar dan berbagi. 
dan juga dalam menulis harus membuat jadwal,dan ikuti jadwal tersebut.Harus fokus pada setiap tulisan yang kita buat,biasakan untuk menentukan target kapan tulisan kita selesai dan tepatilah target yang kita buat.Harus bisa menentukan target,Ini akan melatih
kita untuk selalu disiplin dalam menulis.

Seterusnya, menulislah ! Apa yang ingin kita tulis? apapun itu. Buatlah tulisan yang kita sukai dan kita kuasai. Kita bisa menceritakan,Cerita yang di anggap tidak penting (cerpenting) ,kisah-kisah lucu,pengalaman pribadi kita, hasil pelatihan kita, hasil resume bacaan kita, suka-duka kita, pemikiran-pemikiran kecil kita,Momen yang di anggap spesial, apapun itu bisa kita tulis. Kita memulai dari menulis bebas.

Karena semakin sering kita menulis, maka tulisan kita akan mengalir dengan mudahnya. Ini juga akan melatih kita untuk mengembangkan daya khayal    (imajinasi ) dan kreativitas.Sebab semakin tekun kita menulis tulisan kita akan mengalir  begitu saja dengan mudah.Dalam menulis, buatlah tulisan sebebas-bebasnya dan seluas-luasnya Abaikan segala aturan penulisan yang ada. Tulislah dengan mengikuti apa yang kita pikirkan. Setelah selesai semua, barulah lakukan editing sedikit demi sedikit pada hasil tulisan tadi sesuai dengan Ejaan yang berlaku. 

Ingat selalu jurus "T O J T R P (tema,outline,jadwal,tulis,revisi,penerbit)" dari pak Akbar Zainudin ketika ingin menghasilkan tulisan. jangan terlalu fokus membuat tulisan yang sempurna dari awal,tulislah dengan bebas,jika kita fokus dengan tulisan sempurna dalam memulai menulis,tulisan kita tidak akan pernah selesai, bahkan bisa berhenti di tengah jalan.

Kehilangan ide mungkin bisa kita alami ketika menulis. jika kita kehilangan ide.
Ingat pendapat Pak Budiman Hakim, 
menulislah tanda Ide.di mulai dari menulis cerita yang di anggap tidak penting ( Cerpenting ),cerita yang sepeleh,pancing ide dari benda-benda yang ada di sekitar kita kemudian gabungkan benda-benda tadi menjadi kalimat yang utuh. Ide yang hilang tadi tiba-tiba akan muncul  kembali,ia akan mengalir seperti air begitu sajai,Tidak lupa  memasukkan unsur emosi.Bila sudah lengkap tulisan kita, 
Copy kan hasil karya kita di blog, media online, media cetak  atau pun ke penerbit. maksudnya agar tulisan kita dapat dinikmati oleh banyak orang.

Jadi intinya dalam menulis adalah, 
harus di paksa bahwa kita harus menulis.Selanjutnya bagikan tulisan kita lewat media,bisa blog atau media Sosial lain.Kalau pendapat Pak Agus Sampurno,Media Facebook karena media facebook dapat melipat gandakan pembaca.Lalu lihat, seberapa banyak pembaca yang mengunjungi tulisan kita, mintalah saran kepadanya. 
Positif atau negatifnya saran itu akan menjadi faktor kemajuan kita.Bila saran itu positif, kita akan termonivasi untuk menulis dan menulis lagi.Demikian juga jika saran itu negatif, itu akan menjadi koreksi bagi tulisan kita. Perlu diIngat sekali kita menulis, itu akan menjadi ketagihan.Ketagihan berupa keinginan kita untuk terus dan terus menghasilkan sebuah karya tulisan yang lebih indah,lebih bagus dan lebih menarik.

 

RAHASIA SUKSES DALAM MENULIS

*Mengenal Lebih Jauh Tentang Tema, Topik, dan Judul*
Sumber : google

Sebelum belajar menulis di Group WA,Gelombang 9, kami di suruh Om Jay Selaku Admin Group sekaligus Pencetus belajar menulis lewat WA.Kami suruh Om Jay membaca materi berikut :

Mengenal Tema,Topik dan Judul lebih
detail karena itu kunci dasar dalam menulis.Apa itu:tema,topik Dan judul ?
Dalam membaca novel atau cerpen dan karya sastra lain kita sering di pertemukan *tema, topik dan judul*.

ini merupakan istilah yang mirip – mirip dan sebagian dari kita mungkin akan menjawab sama  tidak ada perbedaan. Maka dari itu mari kita mengenal lebih dekat lagi dengan tema, topik dan judul.

*Topik*

Topik berasal dari bahasa Yunani topoi yang berarti inti utama dari seluruh isi tulisan.

Topik ini juga merupakan komponen yang penting dan harus ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan.

Ada beberapa kriteria untuk sebuah topik yang baik, diantaranya topik harus mencakup keseluruhan isi tulisan yakni mampu menjawab pertanyaan terkait masalah yang akan ditulis.

Ciri utama dari topik adalah cakupannya yang masih luas dan bersifat umum, berbeda dengan tema yang lebih bersifat spesifik.

*Syarat-syarat Membuat Topik yang Baik*

1. Tetapkan topik yang akan digarap dalam kedudukan sentral

2. Mengajukan pertanyaan, apakah topik yang berada dalam kedudukan sentral itu masih dapat dirinci lebih lanjut? Jika dapat, tempatkan rincian tersebut di sekitar lingkaran topik pertama tadi

3. Tetapkan dari rincian tadi mana yang akan dipilih

4. Mengajukan pertanyaan apakah sector tadi masih dapat dirinci lebih lanjut atau tidak

Catatan : Sumber topik dapat kita temukan dari mana saja, misalnya dalam kehidupan sehari-hari atau dari pengalaman, buku dsb

*Tema*

Tema berasal dari bahasa Yunani, yakni thithenai berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan.

Tema merupakan gagasan pokok atau ide pikiran dalam membuat sebuah tulisan, misalnya saat menulis cerpen, novel, karya tulis, karya ilmiah, dan lain-lain.

Jadi, ibarat sebuah rumah, tema memiliki posisi sebagai fondasinya. Tema menentukan arah atau tujuan dari sebuah penulisan. Selain itu, tema ini bisa dikatakan hal pertama yang dilihat oleh para pembaca.

Semakin menarik sebuah tema, maka semakin besar peluang sebuah tulisan untuk disukai pembacanya.

*Syarat Tema yang Baik* :
1. Kejelasan
Kejelasan merupakan hal yang sangat esensial bagi sebuah tulisan yang baik. Kejelasan ini dapat dilihat dari gagasan sentralnya, yakni apakah suatu topik dengan suatu tujuan utama yang akan disampaikan kepada pembaca.

Selain itu, kejelasan sebuah tema juga dapat dilihat melalui subordinasi atau perincian-perinciannya.

2. Kesatuan
Kesatuan dapat dilihat dari adanya sebuah gagasan sentral yang menjadi landasan seluruh karangan. Kesatuan ini dilihat dari persoalan bahwa hanya ada satu gagasan sentral dalam setiap karangan atau tema.

3. Perkembangan
Kejelasan, kesatuan, dan perkembangan sebenarnya merupakan satu kesatuan syarat yang tidak bisa lepas satu sama lain. Ketidakjelasan akan menimbulkan efek negatif pada kesatuan dan perkembangan.

Begitupun dengan kesatuan yang kurang baik akan menimbulkan ketidakjelasan dan perkembangan tema. Pun perkembangan tema yang kurang baik akan merusak tema dan mengaburkan topik serta tujuannya.

4. Keaslian
Tema yang baik harus mengandung ukuran lain yaitu keaslian atau originalitas, artinya beda dari yang lain.

5. Judul kalimat yang cocok
Dalam menentukan tema yang  baik maka perlu dikaitkan dengan suatu hal yang berhubungan langsung dengan topik pembahasan, yakni judul.

Contoh Tema:
1. Tema Pendek (kata atau frasa)
Contoh :
percintaan, perjuangan, persahabatan, dsb

2. Tema Panjang (kalimat)
Contoh :
Dengan semangat sportivitas, kita sukseskan…

Melalui kepedulian sosial kita sukseskan…

*Judul*

Judul adalah sebuah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain.

Dalam sebuah tulisan, judul seringkali disebut kepala tulisan. Judul ini merupakan cerminan dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang menarik perhatian.

Ada yang mengartikan judul sebagai lukisan singkat sebuah tulisan atau juga disebut miniatur isi bahasan. Judul sebaiknya disusun dengan ringkas, padat, dan menarik. Judul tulisan juga diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan.

*Syarat-syarat Judul yang Baik*

1. Relevan, yakni judul harus mempunyai hubungan yang erat dengan tema tulisan

2. Provokatif, yakni judul harus menarik sehingga menimbulkan keingintahuan bagi pembaca terhadap isi buku atau karangan

3. Singkat, yakni judul tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, namun harus berbentuk kata atau rangkaian kata yang singkat

Jenis Judul
1. Judul langsung, yakni judul yang erat kaitannya dengan bagian utama sebuah karya tulis

2. Judul tak langsung, yakni judul yang tidak ada kaitannya dengan isi bahasan, tapi menjiwai seluruh isi bahasan

*Tips Membuat Judul yang Menarik*

1. Rahasia, yakni sesuatu yang belum diketahui oleh banyak orang, sehingga pembaca akan tertarik dengan apa yang ingin dibahas sebuah karya tulis. Misalnya : “Rahasia Menulis Novel yang Baik”

2. Pertanyataan, judul yang mengandung pertanyaan akan mendorong pembaca untuk terlibat langsung dalam topik bahasan. Misalnya : “Bagaimana Cara Menulis Cerpen dengan Cepat?”

3. Daftar, yakni daftar sangat mudah dipahami dan dimengerti oleh pembaca. Misalnya : “5 Cara Menaklukan Cewek Dalam Sekejap”

4. Bagaimana Saya Melakukan Sesuatu, cara ini menggambarkan contoh pengalaman pribadi yang bukan hanya sekedar teori sehingga akan menarik pembaca. Misalnya : “Bagaimana Saya Memperoleh Uang Melalui Internet”

Kesimpulan:
Kesuksesan sebuah Tulisan atau Buku
Tergantung dengan ( Topik, Tema dan Judul ) Apakah menarik atau Membosankan.Jadi Yuk Sama-sama,kita menulis dengan topik,tema dan judul yang menarik berdasar penjelasan di atas.Kita bisa  💪💪💪

Penulis Resume

Usman Alamsyah

Sabtu, 11 April 2020

Rahasia Menghindari Kesalahan Dalam Memberikan Penugasan di Kelas Pembelajaran Jarak Jauh

Belajar Menulis Gelombang 9
Pertemuan Ke : 1 Senin,23 Maret 2020
Waktu               : Pukul 19.00 – 22.00 WIB
Pemateri.         : Bpk. Agus Sampurno
Topik.                : 5 Rahasia Menghindari Kesalahan Dalam Memberikan Penugasan di Kelas Pembelajaran Jarak Jauh 
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)


5 Rahasia Menghindari Kesalahan Dalam Memberikan Penugasan di Kelas Pembelajaran Jarak Jauh

Asalammualaikum wr....wb...
Menurut Pak Agus Sampuno
Menjadi viral baru baru ini status dari para orang tua siswa yang kelelahan saat mesti mendampingi anaknya belajar secara online. Hampir semua orang tua mengeluh betapa kewajiban mendampingi anaknya menjadi hal yang luar biasa berat."Kok bisa hemm"

Pihak yang mencoba bijak pasti akan mengatakan bahwa saatnya orang tua siswa menyadari bahwa mendidik itu tidak mudah. Sebenarnya,Sebuah hal yang tidak akan laku dimata orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya di sekolah swasta di kota besar yang bayarannya pastinya lumayan.Mereka tidak akan terima alasan tersebut !

Masalah yang sama juga tidak akan berlaku bagi orang tua yang mungkin punya banyak halangan dalam mendampingi anaknya, mulai dari dirinya yang mesti bekerja, Kesibukan  Ibunya mengurus Rumah Tangga,sampai tingkat pendidikan yang kurang menunjang.Apa kesalahan pendidik saat di adakan kelas Online ?

Ada beberapa kesalahan yang dilakukan pendidik ketika menyelenggarakan kelas online atau kelas pembelajaran jarak jauh di tengah wabah Covid 19 ini

1. Guru berniat sekali menggantikan kelas tatap muka nya dengan kelas online. Ini akan menimbulkan masalah baru karena pastinya waktunya akan panjang dan materinya berat. Solusinya: memberikan penugasan mingguan yang disitu sudah ada deadline atau batas waktu yang terjangkau dan terukur. Hal ini akan menghindari kerumitan bagi orang tua siswa.

2. Guru belum melakukan pembagian antara mana siswa yang lebih cocok diberikan tugas online dan offline. Jika ini terjadi maka guru kerap hanya berfokus pada penugasan yang online saja. Saat yang sama ia akan bingung mengapa ada siswa yang respon nya lambat. Solusinya: Saatnya berikan pilihan pada ortu siswa apakah ingin tugas yang online atau yang offline. Jika online berarti orang tua sudah mengetahui mesti tugas menggunakan platform apa dan kapan mesti dikumpul. sementara untuk tugas offline mesti ada perjanjian pengumpulan tugas yang disetujui guru dan orang tua siswa.

3. Guru hanya sibuk memberikan tugas kepada siswanya, namun tidak menemani orang tua siswanya dalam situasi krisis ini. Semua orang tua siswa menyadari bahwa tinggalnya anak mereka di rumah adalah keputusan diluar kemauan sekolah. Untuk itu solusi terbaik adalah luangkan waktu untuk satu hari diadakan diskusi antara guru dan orang tua siswa, caranya bisa macam macam bisa lewat grup chat atau menyebarkan survey mengenai keinginan dari orang tua siswa.

4. Guru memberikan penugasan yang bertipe High order thinking skills atau HOTS. Ada juga guru yang menyuruh siswanya melakukan sesuatu yang memerlukan persiapan . Sebagai contoh ada orang tua siswa yang mengeluh anaknya diminta berpakaian adat kemudian di foto dan fotonya dikirim ke gurunya. Solusinya: berikan tugas yang memerlukan pendampingan minim dari orang tua siswa. Saat memberikan tugas, guru juga bisa menyelipkan panduan singkat bagi orang tua. Guru juga bisa memberikan estimasi waktu pengerjaan, sehingga orang tua yang sibuk bisa memperkirakan kapan ia mesti membantu, menyesuaikan estimasi waktu yang diberikan oleh guru anaknya

5. Guru cenderung ingin menghabiskan target kurikulum. Hal ini bukanlah sebuah hal yang salah. Namun yang harus diingat bahwa kecenderungan tadi membuat seorang guru menjadi tidak fleksibel. Solusinya: Guru mesti menerima situasi bahwa saat ini adalah saat krisis yang terjadi diluar kehendak dirinya sebagai seorang guru. Untuk itu ketika seorang guru sudah menerima situasi ini maka ia akan lebih terbuka pada masukan sambil terus menerus mencari dan belajar dengan cara terbaik dalam mencari bentuk kelas online yang sesuai, atau jika beberapa minggu kemarin kelas online justru banyak menimbulkan masalah saatnya dicarikan skenario lain yang penting siswa tetap fokus dan siap belajar pada saat wabah telah selesai.

Ada banyak sekali prediksi yang beredar mengenai kapan situasi pandemi ini akan berakhir. Di banyak kota di Indonesia, waktu belajar di rumah terus diperpanjang oleh pemerintah setempat. Ini berarti sebagai seorang praktisi, guru perlu punya banyak ide agar kemitraan sekolah (guru) dan rumah tetap selaras. 
Supaya pembelajaran terhadap anak tetap berjalan walau hanya,belajar online melalui aplikasi atau penugasan.
Dibalik ide yang cemerlang mesti ada empati dan rasa ingin memberikan yang terbaik, dengan demikian orang tua siswa merasa dirinya disupport, siswa mendapatkan manfaat dan guru pun optimis saat pandemi selesai anak anak didiknya siap belajar kembali dengan penuh semangat.


Kesimpulan:
Menghindari Kesalahan Dalam Memberikan Penugasan di Kelas Pembelajaran Jarak Jauh 
1). Guru berniat sekali menggantikan kelas tatap muka nya dengan kelas online.
 2).Guru belum melakukan pembagian antara mana siswa yang lebih cocok diberikan tugas online dan offline.
 3).Guru hanya sibuk memberikan tugas kepada siswanya, namun tidak menemani orang tua siswanya dalam situasi krisis ini.
 4).Guru memberikan penugasan yang bertipe High order thinking skills atau HOTS.
 5).Guru cenderung ingin menghabiskan target kurikulum.




Penulis Resume

Usman Alamsyah
       Bengkulu

Mencari Ide Dalam Menulis dan Melipat Gandakan Pembaca

Belajar Menulis Gelombang 9
Pertemuan  : 1 Senin,23 Maret 2020
Waktu           : Pukul 19.00 – 22.00 WIB
Pemateri.      : Bpk. Agus Sampurno
Topik.             : Mencari ide dalam menulis dan melipat gandakan pembaca
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)


Assalamu alaikum warahmatullahi wabaraktuh ,selamat malam semuanya
Malam ini adalah kuliah perdana kita bersama bapak Agus Sampurno, beliau adalah narasumber nasional dan sudah sering keliling Indonesia untuk berbagi ilmunya.Dan seperti biasa Moderator Perkulihan Om Jay.
Siapakah Sosok Pak Agus Sampurno ?

Pak Agus Sampurno adalah salah satu pemenang guru era baru acer award tahun 2012 dan pernah bersama omjay untuk mengelola blog http://guraru.org
Pak Agus mengucapkan salam dan langsung memaparkan materi.

Kegiatan Perkuliahan diawali dengan pemaparan materi, lalu melakukan diskusi yang membahas:
1). Tentang ide,
2). Cara melipat gandakan pembaca,
3). Tentang hal yang sedang menjadi trending topic saat ini, yaitu situasi
tentang pembelajaran jarak jauh.
3). Berdiskusi,
4). Bereksperimen memposting
tulisan di facebook,
5). Penarikan kesimpulan.

Menurut bapak Agus Sampurno, ide mudah dicari.Yang sulit adalah cara melakukan eksekusi hingga menjadi sebuah tulisan.Dalam menulis banyak hal yang menarik dan bisa dinikmati prosesnya.Dan juga dalam mencari ide menulis ada banyak pemicu yg bisa berujung pada terbitnya sebuah tulisan.
Kita bisa memulai dari hal yg biasa dilakukan oleh seorang yg baru belajar menulis dan bisa berujung pada kebosanan.Apa saja kesalahan yang sering terjadi ?

Beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh seseorang yang belajar menulis diantaranya :
1. Ia menulis dengan menjadikan dirinya sebagai peran utama, ia sibuk menceritakan dirinya sendiri. tulisannya bukan fokus pada bagaimana menuntaskan pertanyaan atau sebuah solusi permasalahan.
2. Tulisannya tidak dibaca ulang sebelum diposting. Tidak ada yang namanya self checking.
3. Tulisannya terlalu panjang dan mengandung banyak ide besar di dalamnya.

Hal di atas adalah hal yang mesti dihindari dalam konteks blog di internet yang mempunyai ,banyak keterbatasan.
Keterbatasan apa yang di maksud ?

Keterbatasan yang dimaksud adalah saat internet kita ada dalam lautan informasi yang benar-benar tanpa postioning yang pas, tulisan tidak akan dibaca orang, sehingga penulis akan merasa malas untuk menulis lagi.

Apa yang sering dilakukan penulis Pemula ?Yang ini sering dilakukan penulis pemula yaitu : menulis ide berdasar diri sendiri. Dimulai dari yang mudah, yang bisa, yang dialami. Berarti belajar menulis tidak bagus kalau langsung di blog.Bagus tapi perlu revisi ,Nah ini adalah sebuah pilihan.Ketika kita menulis tentang diri sendiri, harapan kita pasti ada yg membaca dan berikan tanggapan.
Sayang nya jika tidak ada yg menanggapi pasti si penulis jadi malas menulis lagi.Padahal sebagai orang dewasa kita tidak terlalu suka membaca (semata mata) kisah orang lain.
Orang lebih senang mencari sesuatu yg ada hubungannya dengan keuntungan atau kebutuhan dirinya.

Sebagai pemula mencoba sedikit demi sedikit menulis. Namun ketika ditengah jalan sering mengalami writers block selain itu terkadang muncul ide baru yang berbeda dengan pokok pembahasan yang sedang di tulis.jika terjadi solusinya !Dicermati tulisan orang lain lalu lakukan ATM ( Amati ,Tiru ,dan Modifikasi )

Cara terbaik memberikan ruh pada tulisan adalah, sebagai penulis anda sudah tahu dalam satu kalimat, hal apa yang ingin anda sampaikan kepada pembaca. Sebuah buku yang tebal nya berlembar lembar pun pada akhirya punya satu tema besar yang ingin disampaikan.Apa rahasia supaya ide muncul ?

Rahasia kreativitas Pak Agus menggunakan media sosial untuk mengamati, berteman di media sosial dengan orang yang tepat sesuai dengan bidang anda, maka akan banyak ide yang mengalir disitu.

Untuk mengetahui seberapa banyak tulisan mendapat tanggapan dari orang dan untuk  melipat gandakan pembaca, penulis dapat memanfaatkan blog dan facebook. Cara yang bisa dilakukan  dengan menulis langsung pada facebook disertai dengan link dari blog kita.Bagaimana tips supaya tulisan menarik ?

Tips agar tulisan yang kita posting dapat menarik dan mempeoleh respon dari pembaca, maka kita dapat
menggunakan 5 Persuasive Word That Controls Mind:
1. You
2. Free
3. New
4. Now
5. Secret

Contoh penggunaan kata di atas untuk menjadi sebuah judul adalah:
1. Tips menjadikan ANDA sebagai guru yang disegani oleh siswa.
2. Cara BEBAS dari masalah saat mengajar kelas yang rebut.
3. Aplikasi BARU yang biasa anda gunakan saat mengajar online.
4. Bagaimana membuat kelas online anda efektif mulai dari SEKARANG
5. CARA menghindari kesalahan dalam penugasan di kelas online.

Eksperimen dilakukan oleh Bapak Agus Sumarno dengan memposting sebuah tulisan di facebook. Topik yang diambil ialah pendidik yang mencoba memberikan jalan keluar dalam pembelajaran jarak jauh, berjudul 5 Cara Menghindari Kesalahan dalam Penugasan di Kelas Online.

Berikut ini adalah ringkasan dari tulisan tersebut.Menjadi viral baru baru ini status dari para orang tua siswa yang kelelahan saat mesti mendampingi anaknya belajar secara online. Hampir semua orang tua mengeluh betapa kewajiban mendampingi anaknya menjadi hal yang luar biasa berat. Pihak yang mencoba bijak pasti akan mengatakan bahwa saatnya orang tua siswa menyadari bahwa mendidik itu tidak mudah. Hal yang sama juga tidak akan berlaku bagi orang tua yang mungkin punya banyak halangan dalam mendampingi anaknya, mulai dari dirinya yang mesti bekerja sampai tingkat pendidikan yang kurang menunjang.

Mengenai pembelajaran jarak jauh,ada beberapa hal yang bisa seorang penulis lakukan di antaranya memperhatikan beberapa perspektif.yang sedang jadi trending topik.Apa saja perspektifnya ?
Perspektifnya yaitu :
1. Persepektif sebagai pendidik yang merasa dirinya sukses; ia akan menceritakan bagaimana dirinya sukses mengampu pembelajaran online, dengan menceritakan kesehariannya dalam mengajar secara online. Ia lupa banyak pendidik diluar sana yang masih berjuang mengatasi kendala
2. Perspektif sebagai pendidik yang menyalahkan orang tua siswa yang kurang sigap mendampingi anaknya dalam pembelajaran jarak jauh
3. Perspektif pendidik yang mencoba memberikan jalan keluar berdasarkan pengalamannya. Ia berperan memberikan pertimbangan, tips dan trik bagi kedua belah pihak, bagi orang tua siswa dan guru di google setelah diketik kata kunci 'cara mengajar online' maka langsung timbul beberapa prediksi dari google.

kira-kira dalam dunia informasi yang deras saat ini mana yang kemudian dicari orang.ini berarti memang ada kebutuhan dari pengekses google mengenai topik yang kita bahas.
Pak Agus  lebih cenderung memilih topik ke 3  yakni :
"Perspektif pendidik yang mencoba memberikan jalan keluar berdasarkan pengalamannya. Ia berperan memberikan pertimbangan, tips dan trik bagi kedua belah pihak, bagi orang tua siswa dan guru, untuk menjadi bahan Pak Agus.

Bagaimana cara mengatasi kelemahan pembelajaran jarak jauh,  terutama bagi siswa atau orang tua yang tidak memiliki media Teknologi Informasi dan Komunikasi yang memadai, padahal pembelajaran harus tetap berjalan?

Guru bisa memberikan penugasan seminggu sekali.Secara terjadwal setiap hari dalam seminggu, guru berikan penugasan yg terstruktur.
Untuk kemudian ada kewajiban guru mengambil atau anak dan orang tua setorkan tugasnya.

Ada beberapa kesalahan yang dilakukan pendidik ketika menyelenggarakan kelas online atau kelas pembelajaran jarak jauh di tengah wabah Covid 19 ini
1. Guru berniat sekali menggantikan kelas tatap muka nya dengan kelas online. Solusinya: memberikan penugasan mingguan yang disitu sudah ada deadline atau batas waktu yang
terjangkau dan terukur.
2. Guru belum melakukan pembagian antara mana siswa yang lebih cocok diberikan tugas online
dan offline. Solusinya: Saatnya berikan pilihan pada ortu siswa apakah ingin tugas yang online atau yang offline.
3. Guru hanya sibuk memberikan tugas kepada siswanya, namun tidak menemani orang tua siswanya dalam situasi krisis ini. Untuk itu solusi terbaik adalah luangkan waktu untuk satu
hari diadakan diskusi antara guru dan orang tua siswa, caranya bisa macam macam bisa lewat grup chat atau menyebarkan survey mengenai keinginan dari orang tua siswa.
4. Guru memberikan penugasan yang bertipe High Order Thinking Skills atau HOTS. Ada juga guru yang menyuruh siswanya melakukan sesuatu yang memerlukan persiapan . Solusinya:
berikan tugas yang memerlukan pendampingan minim dari orang tua siswa.
5. Guru cenderung ingin menghabiskan target kurikulum. Hal ini bukanlah sebuah hal yang salah. Namun yang harus diingat bahwa kecenderungan tadi membuat seorang guru menjadi
tidak fleksibel.

Solusinya: Guru mesti menerima situasi bahwa saat ini adalah saat krisis yang terjadi diluar kehendak dirinya sebagai seorang guru. Guru saatnya dicarikan skenario lain yang penting siswa tetap fokus dan siap belajar pada saat wabah telah selesai.Banyak sekali prediksi yang beredar mengenai kapan situasi pandemi ini akan berakhir. Di banyak kota di Indonesia, waktu belajar di rumah terus diperpanjang oleh pemerintah setempat. Ini berarti sebagai seorang praktisi, guru perlu punya banyak ide agar kemitraan sekolah (guru) dan rumah tetap selaras.Dibalik ide yang cemerlang mesti ada empati dan rasa ingin memberikan yang terbaik, dengan demikian orang tua siswa merasa dirinya disupport, siswa mendapatkan manfaat dan guru pun optimis saat pandemi selesai anak anak didiknya siap belajar kembali dengan penuh semangat.


Penulis Resume

Usman Alamsyah, S.Pd.
SDN 163 Rejang Lebong
Di Bengkulu






Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah  🌿 Doa dari Al-Qur’an Doa Memohon Rezeki yang Luas dan Berkah 📖 QS. Al-Maidah: 114 "Allahumm...