Rabu, 08 April 2020

MENULIS TANPA IDE


*MENULIS TANPA IDE*

Selasa, 07 April 2020
Oleh :Bpk.BUDIMAN HAKIM   (Pegiat literasi )

Pendidikan : S1 Fakultas Sastra Perancis, Universitas Indonesia.

Budiman Hakim mengawali karir sebagai copywriter di Advertising Agency, Leo Burnett, kemudian pindah ke Advertising Agency Ogilvy. Selanjuta membangun agency sendiri yang bernama MACS909 da menduduki jabatan sebagai Creative Advisor. Berbagai penghargaan banyak diraih baik itu di ajang festival periklanan lokal dan internasional. Sekarang ini Budiman Hakim lebih memfokuskan diri sebagai pengajar, baik di kampus,

Seperti Biasa Perkulihan di Pandu Oleh: Bpk Wijaya Kusuma yang Akrab di Panggil Om Jay.

Setelah Om Jay membuka dengan Salam
Asalammualaikum Warohmatullahi Wabarkatu.Selamat malam semuanya

Malam ini kita akan mendapatkan pencerahan dari mas Budimam dan moderatornya omjay tunjuk pak  Bambang.Kepada pak bambang omjay persilahkan memimpin kuliah online ini.

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarokatuh........
Perkulihan Di mulai Oleh Pak Budiman
Selamat malam temen-temen semua. Nama saya Budiman Hakim. Biasa dipanggil Om Bud.
Malam ini saya diminta Om Jay untuk berbagi di sini. Bahkan Om Jay meminta saya secara spesifik untuk membawakan tema "MENULIS TANPA IDE"

Menurut Mas Budi,menulis tanpa ide Di mulai dari dua Hal Yaitu :
1. CERPENTING (CERITA PENDEK TIDAK PENTING)
2. MEMANFAATKAN EMOSI.

CERPENTING
Cerpenting adalah metode menuliskan peristiwa-peristiwa REMEH yang terjadi di sekeliling kita.apa saja yang Di anggap sepeleh ,Remeh Dan tidak penting.

Metode ini biasa saya sebut dengan CERPENTING. Singkatan dari Cerita Pendek Tidak Penting.
Lucukan Cerita tidak penting aja di tulis,weleh-weleh.Pasti geleng Kepala ?

Cerpenting haruslah cerita yang tidak penting itu sebabnya METODE LATIHAN MENULIS ini disebut cerpenting = Cerita Pendek Tidak Penting.
makin penasarankan ?

Sayangnya pelaksanaannya ternyata tidak semudah itu.masih kesannya
mubazir.Caranya sangat sederhana.Kalo kalian menuliskan dilema diajak pacar untuk pindah agama maka itu cerita penting.
Kalo kalian bercerita tentang anak yang terpengaruh temannya nyoba-nyoba narkoba maka itu cerita penting.
Atau kita lagi naik motor terus keabisan bensin sementara kita juga lupa bawa duit karena gak sempet ke ATM.

Udah jauh-jauh dorong motor pas sampe ternyata mesin ATMnya rusak.
bercerita anak main lopat karet gelang waktu melompat karet putus,Waktu melompat Celana Sobek dan lain sebagainya.Misalnya yang punya anak kecil pastinya sering ngakak ngeliat kelucuan anaknya. Iya kan?
Ceritanya bisa macem-macem.Banyak sekali Cerita lucu dan Seru yang Di anggap tidak penting.
Apa maksudnya ?

Perlu dipahami benar, ya, bahwa ceritanya harus benar-benar TIDAK PENTING.
Jangan mentang-mentang seorang Guru ,atau DPR atau Kepala Desa Supaya terlihat berwibawa harus hal yang penting terus Di bahas..
Maaf bukan nyindir loh he..he...

Ketika kita ingin menulis, seringkali kita gak punya ide.Hal yang sepeleh,remeh ternyata bisa memancing ide kita.Dia akan mengalir seperti air.
Jika sudah terbiasa menulis cerpenting maka kita akan selalu mendapat pemicu untuk mendapat ide saat mau menulis.
Buktikan Sendiri ?
Cerita tidak Penting dalam menimbulkan Ide !

MEMANFAATKAN EMOSI
Mengapa ?
Ketika membaca sebuah novel lalu kalian menangis tersedu-sedu karena isinya menguras air mata maka novel tersebut dapat dibilang sukses.
Kita bisa mempengaruhi pembaca dan terbawa suasana yang Di baca mereka

bagaimanakah kita menentukan sebuah tulisan itu menarik atau tidak? Mudah saja ! Tulisan yang bagus adalah yang mampu menggugah EMOSI pembacanya.jadi intinya pancinglah emosi pembaca,buat mereka menangis,tertawa atau marah.
Artinya ketika orang menangis atau tertawa, maka di situlah saat tulisan kita mampu menggugah EMOSI pembacanya.kita membawa mereka kesuasana yang kita inginkan,kita harus bisa mempengaruhi mereka sampai berhasil.orang-orang banyak yang mengistilahkan kondisi ini dengan writers’ block.

Cara tuliskan semua perubahan EMOSI dalam kehidupan kita sehari-hari.apapun itu yang berhubungan dengan Emosi,peristiwa tersebut Rekam dengan ingatan dan tuliskanlah .
Anda pasti bertanya-tanya Dan Penasaran
kenapa (Why) harus dengan Emosi ?

Cara menilainya cuma dengan 1 pertanyaan: Apakah buku kita mampu ?membuat pembaca tertawa terbahak-bahak.berarti di sini jiwa Komedian si Penulis harus Di latih juga,bisa juga mengutip kata-Kata Komedian yang terkenal ha...ha...ha
Jadi kata kuncinya adalah ‘EMOSI’.

Masalahnya  ?
Patokan bagus atau tidaknya gampang banget.Bisa mempengaruhi Emosi Pembaca supaya keluar,karena setiap pasti mempunyai jiwa Emosi.Cuman Ada ada mudah terpancing, ada yang susah.inilah PR kita Si Penulis Memancing Emosi Pembaca yang susah Di pancing susah keluar Emosinya.

Begitu juga kalo kita menulis buku humor,pancing tawa mereka,supaya perut meteka terasa di kocak.bukan artian Doanya buruk,tetapi menghibur Si Pembaca.

Meskipun ceritanya sepele tapi ternyata kita ketawa atau terharu atas peristiwa itu. Dengan kata lain emosi kita tergugah.Cari cerita yang paling REMEH tapi bikin kita ketawa, marah, terharu, pokoknya semua rasa yang yang menggugah emosi kita.

Cerita remeh ternyata ?
bisa bikin kita terharu, sedih atau ngakak, pas kita tuliskan pasti jadinya menarik. Karena cerita yang bagus adalah yg menggugah emosi. Jadi emosinya udah ada. Kita tinggal menuliskannya lagi.unsur mempengaruhi sudah ada.

Kalau ada sebagian orang yang suka dengan tulisan kita yang ngeselin dan ada juga yang tidak suka,teruskan saja.karena Menulis itu bukan untuk menyenangkan orang lain. Menulis itu adalah untuk menyenangkan diri sendiri. Kalo orang ternyata suka ya anggap aja itu bonus.jadi teruslah menulis.

Kesimpulannya :
Ketika kita menulis sebuah cerita,berawal Dari ceritanyo tidak lalu,kita wajib memasukkan unsur EMOSI dalam cerita itu.Jika Kehilangan Ide.
Menulislah Tanpa Ide.Yaitu:1).Cerpenting / Cerita Pendek tidak Penting.
2).Memanfaatkan Emosi

Wasalam,
Penulis Resume

USMAN AlAMSYAH
    Rejang Lebong

Minggu, 05 April 2020

6 LANGKAH MENULIS BUKU

Belajar Menulis Gelombang 5 
Pertemuan : Minggu, 05 April  2020
Waktu       : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri    : Bpk.AKBAR  ZAINUDIN
Topik      : 6 Langkah Menulis Buku
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd (usmancurup123@gmail.com)

Seperti Biasa Pada Malam Senin,05 April 2020 tepatnya Puku 19.00 Wib.
Om Jay Membuka Acara Selamat malam semuanya. Semoga kita selalu bahagia bersama keluarga tercinta.
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Sapa Om Jay,

Pak Akbar Memampar Materi Melalui Video Youtube.
Pak Akbar Zainudin, Penulis buku Man Jadda Wajada.berkat Buku Man Jadda Wajada ini Pak Akbar,bisa keliling ke-33 Provinsi di Indonesia. hanya Satu yang belum; PAPUA. Mudah-mudahan setelah lebaran bisa ke Papua. Siapa tahu ada orang PGRI Papua di sini,Kata Pak Akbar.

Pak Akbar menulis sejak SMA saat di Gontor. Dilanjutkan pada saat mahsiswa. 

Menulis buku pertama tahun 2008, yang diterbitkan Gramedia, Man Jadda Wajada. Hingga sekarang, baru 13 buku tulis. Hampir semua tentang motivasi.

Menurut Pak Akbar 
Langkah-Langkah dalam Menulis Buku.
Ada 6 langkah yang di singkat menjadi TOJTRP :

1.T. Yaitu" TEMA
 
      Tentukan TEMA tulisan. Setiap buku harus punya tema besar, baik buku fiksi maupun non fiksi. 

     Tema akan menjadi rel yang mengikat dari awal tulisan hingga akhir. Tema ini satu saja. Misalnya kerja keras, romantisme, cara belajar, dan sebagainya. 

     Kalau buku Pak Akbar, kebanyakan adalah buku-buku motivasi. Kalau buku Om Jay, buku-buku pendidikan. Dan sebagainya.

2.O.yaitu:OUTLINE

       Buatlah OUTLINE atau DAFTAR ISI. 
Gunanya outline:
A. Agar tulisan kita terarah.
B. Bisa buat jadwal dan target.
C. Menghindari "ngeblank" pada saat menulis. 
D. Agar bukunya selesai. 

Kalau tidak ada daftar isi, akan sulit bukunya bisa selesai.

Sudah punya tema? Sudah ada daftar isinya belum?

Pak Akbar tidak bertanya tapi ,ingin berbagi pengalaman Intinya sebetulnya sama denga saat,Pak Akbar membuat sebuah komik..

Langkah dalam komik Yaitu: 
-Tema
-Tokoh
-Chapter
-Tulis cerita
-Story board
-Gambar
-Lay out
-Colouring
-Revisi
-Penerbit

3.J.Yaitu :Jadwal
        
       Buatlah jadwal penulisan.
Kalau daftar isi sudah dibuat, misalnya ada 30 judul artikel atau plot cerita, mulailah membuat jadwal secara riil.    
       Katakan 1 tulisan jadwalnya seminggu selesai, buatlah jadwalnya dari 30 tulisan itu kapan mau selesai. 

Dengan kita membuat jadwal, maka akan memudahkan kita untuk mengontrol dan mengevaluasi dari hasil tulisan kita.

4.T.Yaitu:Tuliskan. 

     Outline sudah ada, jadwal juga sudah ada. Berikutnya adalah tuliskan sesuai outline dan jadwalnya. 
Di sini, disiplin diri dan komitmen yang akan menentukan apakah tulisan kita akan selesai atau tidak. 

     Tulis dan selesaikan semua judul artikel terlebih dahulu. Jangan terpaku untuk satu tulisan sampai sempurna.
Ingat baik-baik. 
       Jangan terpaku dengan satu judul artikel sampai sempurna. Selesaikan saja semua draft bukunya, apapun bentuknya. Setelah draft selesai, baru direvisi.

5.R.Yaitu : REVISI

       Revisilah tulisan kalau semua draft tulisan sudah selesai. Jangan terpaku hanya satu judul sampai sempurna. 

      Kalau kurang-kurang sedikit, tidak apa-apa. Tahap pertama adalah menyelesaikan semua draft buku. 

Tahap kedua, baru revisi. Apa saja yang direvisi?

 a. Data dan informasi yang kurang. 
 b. Tata Bahasa
 c. Gaya Tulisan.
      Disamakan dari awal       
      hingga akhir,dari judul satu dengan    
      yang lain.
 d. Judul-judul artikel.
       Buatlah judul-judul yang.  
       menarik,sederhana,buat supaya  
       orang ingin tahu dan ingin  
       membaca.

6.P.Yaitu : Penerbit. 

       Apa yang menjadi pertimbangan penerbit?

     Paling utama adalah bukunya laku atau tidak. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat pembaca.

    Apakah pembaca butuh buku kita? 
Siapa yang butuh? Berapa banyak orang yang butuh? 
Buku kita menjawab kebutuhan apa?

     Semakin besar kebutuhan masyarakat akan buku kita, maka peluang diterbitkan semakin besar. 

    Karena itu, sebagai penulis  mesti memahami buku kita. 
 
~Pertama

Siapa yang akan beli, dan siapa yang kira-kira akan baca.

~Kedua

apa yang bisa membedakan buku kita dari buku sejenis. Apa kelebihan Buku kita dibandingkan dengan buku sejenisnya ? Kita harus mampu menjawab pertanyaan ini. Karena hal itu yang akan menjadi pertanyaan dan juga pertimbangan penerbit.

Ketiga

pertanyaan penerbit adalah, apa yang akan Anda lakukan untuk membantu pemasaran buku? Harus punya jawabannya. Apakah perlu membayar kepada penerbit? Kita tidak perlu membayar ke penerbit. Bahkan kita mendapatkan uang ROYALTI.

Rata-rata royalti adalah 10% dari buku yang terjual.

Bagaimana cara mengirim naskah?

1. Naskah harus sudah jadi.

2. Diprint,

dikirim dengan hard copy dan soft copy dalam bentuk CD atau Flash Disk

Sebagai sebuah kesyukuran 6

Langkah Menulis Buku :

T O J T R P ( Tema,Outline,Jadwal,Tuliskan,Revisi,Penerbit )

CERITA SI SINGKONG REBUS DAN SI IKAN ASIN*

*CERITA SI SINGKONG REBUS DAN SI IKAN ASIN* 

 _Singkong_ 
Aku adalah salah satu jenis makanan yan tergolong jenis umbi-umbian
Aku sebagai bahan dasar dalam pembuatan tape keripik dan juga getuk .

Aku juga bisa dikonsumsi secara langsung.tapi biasanya yang mengkonsumsi diriku secara langsung biasanya, kebanyakan sering Kentut atau buang angin.

Aku sering direbus atau digoreng bagi mereka yang biasa tidak suka dengan makanan berminyak.Aku  sering di Rebus,Ada kalanya di gandengkan dengan secangkir kopi.

Apabila seseorang sering mengkonsumsi diriku ,kemudian aku termasuk makanan pokok mereka maka besar kemungkinan mereka akan melahirkan anak kembar.

Aku mengandung karbohidrat yang tinggi,ada di suatu Daerah yang biasa makanan pokok mereka nasi diganti dengan diriku banyak perut perut kosong diselamatkan oleh diriku.

Aku bisa meredakan perut yang lapar, menyambung hidup Seseorang, aku juga  sering dicampur kan dengan beras. apabila Petani  panen beras jumlahnya sedikit untuk menghemat beras mereka. mereka mencampurkannya dengan diriku.

Sering juga diriku, diabaikan ditelantarkan sedangkan di pekarangan rumah ada tanah yang kosong.Padahal itulah tempat tinggalku.Aku tidak butuh emas, permata, ataupun berlian yang ku butuhkan hanyalah tanah, jika tanah tempat tinggalku kurang subur,aku hanya membutuhkan pupuk.

Wahai Manusia manfaatkanlah diriku tanamlah diriku di lahan kosong kalian, ataupun di kebun kalian dengan itu aku dapat membantu kelangsungan hidup kalian.Baik membantu menganjal perut kalian atau kalian jual bisa menghasil uang.

Pesanku  Si Singkong tolong tanamlah diriku di tanah yang subur.

_Ikan Asin_ 

Aku adalah ikan laut atau ikan air tawar yang di jemur dibawah terik matahari. atau diawetkan  Dan banyak diproduksi di daerah pesisir pantai yang dominan mata pencarian Penduduknya Nelayan. 

Aku sering dibilang ikan berkepala dua dan biasanya aku sering muncul di bulan-bulan tua di dapur rombongan ASN.

Apabila aku digabungkan dengan si singkong rebus akan menjadi pengganjal perut yang lezat tetapi kemunculan kami berdua identik dengan kesederhanaan dan kemiskinan dan juga identik makanan anak Desa.

Pesan Terakhir dari Si Singkong Rebus dan Si ikan Asin jangan lupakan kami. Wahai Para penguasa selagi kalian di atas kalau bisa sekali-sekali konsumsi kan lah diri kami karena wujud kami berdua adalah wujud kesederhanaan yang berjiwa lugu tanpa kesombongan.

 ~TAMAT~

MENJADI SEORANG TRAINER*

*MENJADI SEORANG TRAINER* 

Narasumber : BAPAK WIJAYA KUSUMA, S.Pd.,M.PD.
Minggu, 8 Maret 2020

Oleh :
Usman Alamsyah,S.Sos, S.Pd


Narasumber hari ini, minggu 8 Maret 2020 adalah Bapak Wijaya Kusuma, S.Pd., M.Pd. dan sering dipanggil dengan sebutan Om Jay dikalangan penulis.  Beliau adalah Ketua Guru TIK Pusat, Pengurus PB PGRI dan juga Bapak Blogger Indonesia. Pengalamannya sangat luar biasa, dan beliau seorang pejuang yang tangguh.  Untuk pertemuan kali ini beliau menyampaikan materi pengalaman dan pengetahuan beliau menjadi seorang trainer di berbagai daerah di Indonesia.

Menjadi seorang trainer dibutuhkan stamina yg luar biasa. Sebab dia bicara dari pagi hingga sore hari. Dia harus kuat bertahan selama 8 jam dalam sehari bila pelatihannya dati jam 08.00 sampai 16.00 wib

Malam ini omjay akan berbagi pengalaman menjadi seorang trainer. Kami berbagi pengalaman dan pengetahuan kpd kawan kawan guru lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Oleh karena itu omjay selalu menjaga stamina tubuh dgn banyak berolahraga. Harus bisa mengelola waktu dgn baik dan ingatlah selalu bahwa menulis itu menyehatkan jiwa dan raga kita. Mereka yg suka menulis akan jauh dari berbagai penyakit asalkan tahu caranya.

Ada Pertanyaan dari Peserta_ 
Bagaimana Mulai menulis? 

 _Jawaban Om Jay_ 

Mulailah dari apa yg disukai dan kuasai. Menulislah dari hatimu maka engkau akan temui hati para pembaca setia tulisanmu. Itulah yg diajarkan guru blogger saya bapak Dedi Dwitagama dan Pak Agus Sampurno. Mereka kakak beradik yang sangat luar biasa. Blognya Pak dedidwitagama.wordpress.com dan blognay Pak Agus gurukreatif.wordpress.com selalu ramai pengunjungnya. Mereka berdua adalah trainer hebat yang omjay kenal. Pintar nulis dan juga pintar bicara.

 __Pertanyaan Peserta_ 
bagaimana cara menjaga stamina Om Jay? apalagi Seumur om jay

 _Jawaban Om Jay_ 
 Cara saya menjaga stamina tubuh adalah dengan menyayangi istri sepenuh hati dan sepenuh jiwa. Dengan begitu kita berdua saling melengkapi dalam hidup ini. Tak terasa hari ini adalah hari pernikahan kami yang ke 22. Kami menikah tanggal 8 maret 1998 di Kota Bandung. Intan dan Berlian lahir dari cinta dan kasih sayang sepasang kekasih yang  sudah mengikat janji. Setia abadi.

Menurut Om Jay,menjadi seorang trainer

_CIPTAKANLAH KEBIASAAN HARIAN UNTUK SUKSES_

Sekitar 22 tahun yang lalu, saya mendapatkan pelajaran penting untuk sukses, yaitu :
*_SUKSES ITU KONSISTENSI._*

_Sukses itu tidak selamanya tergantung pada kuantitas, tapi ia memerlukan konsistensi._

_Sukses itu tidak selamanya memerlukan kerja besar dan cita cita besar, tapi lebih memerlukan pembiasaan kebiasaan harian yang mudah tapi dilakukan seumur hidup._

_Buatlah keputusan untuk membangun kebiasaan harian yang rutin, tanpa membebani pikiran dengan kesuksesan besar._

_Contoh_ :
*_Tak perlu membebani pikiran dengan keinginan menghafal Al-Qur'an 30 Juz, tapi mulailah menghafal beberapa Ayat setiap hari, atau dua Ayat setiap hari, atau bahkan walaupun hanya satu Ayat setiap hari._
 
*_Tak perlu membebani pikiran dengan keinginan untuk mengembalikan bentuk tubuh yang ramping, tapi mulailah mengkhususkan waktu 30 menit setiap hari untuk berolah raga._

*_Tak perlu membebani pikiran dengan keinginan untuk menguasai ilmu tertentu, tapi mulailah kebiasaan membaca buku tentang ilmu itu, beberapa halaman setiap hari_.

*_Tak perlu membebani pikiran dengan menjalankan diet ketat untuk menurunkan berat badan sampai 30 kg dalam 2 bulan, tapi mulailah membangun pola makan yang sehat dan pola hidup yang sehat setiap hari._

_Usia kita semua berlalu dengan cepat._
_Kalau kita merutinkan kebiasaan sukses setiap hari, walaupun sederhana dan mudah, in sya Allah, kita akan sangat heran dengan kesuksesan yang kita capai setelah satu tahun atau dua tahun yang akan datang._
_Kita tidak sekedar mewujudkan impian kita selama ini, tapi kita mencapai kesuksesan yang jauh melebihi apa yang kita impikan._ 
_Kita saja akan terheran heran, apalagi orang lain._

_Coba bayangkan bahwa kita menetapkan untuk mengkhususkan 75 Menit (1 jam 15 menit) setiap hari untuk empat kebiasaan harian_ :

_1. 15 menit khusus untuk menghafal Al-Qur'an._

_2. 30 menit khusus untuk joging._

_3.15 menit khusus untuk membaca buku yang membahas ilmu tertentu, untuk pengembangan diri._

_4. 15 menit khusus untuk  -misalnya- mempelajari Bahasa Asing._

_In sya Allah, beberapa tahun kemudian, -yang akan berlalu dengan sangat cepat-, kita akan heran bahwa kita sudah hafal Al-Qur'an 30 Juz,_ 
_kita juga sudah mencapai bentuk tubuh yang atletis,_
_kita juga sudah membaca puluhan buku yang berkualitas_,
_kita juga sudah menguasai Bahasa Asing yang kita pelajari._

_Semua itu bisa kita capai dengan hanya menyisihkan 1 Jam 15 menit setiap hari._
_Sangat singkat sekali, karena selain itu, kita masih punya waktu 22 Jam 45 menit setiap hari._

_Sukses itu secara sederhana, memerlukan_ :

*_KEBIASAAN SUKSES SETIAP HARI._*

_Kesuksesan kesuksesan harian itu bertumpuk dan menyatu menjadi SUKSES BESAR yang melampaui impian semula._

_Ringkasan tulisan ini ialah_ :
_"Sesungguhnya amal yang paling disenangi oleh Allah ialah_ :
*_AMAL YANG PALING RUTIN, WALAUPUN SEDIKIT"_*. 
_Itulah yang disabdakan oleh Nabiyyul Ummah, Nabi Muhammad -Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam- sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim._

_(Kebiasaan menyebarkan tulisan yang bermanfaat, salah satu amal yang penting untuk kita rutinkan dengan niat ikhlas)_

 _Pertanyaan Peserta_ Menjaga stamina bagaimana ya om Jay. Kita sudah berumur.pulang ngajar badan sudah loyo ?

 _Jawaban Om Jay_ 
Jaga stamina anda bersama pasangan anda. Cinta sejati itu membuat sepasang suami istri tak pernah loyo walaupun banyak masalah yg dihadapinya.
 
 _Pertanyaan Peserta_ 
om jay kelemahan saya adalah sulit adanya waktu untuk membaca. karena aktivitas mengajsr di mi yang full mengajar. pulang mi sudah capek karena sampai Rumah sore. padahal ketika kurang baca sulit rasanya untuk menuangkan tulisan karena kurang referensi ?

 _Jawaban Om Jay_ 
Kelemahan anda dialami juga oleh saya dan kawan kawan lainnya. Namun Pak Bambang Ketua Ikatan Guru TIK PGRI selalu memberi nasihat. Minum madu Bos dan hasilnya dahsyat sekali. Stamina saya selalu sehat dan saya bisa membagi waktu saya untuk membaca dan menulis. Sebab keduanya seperti makan dan minum. Bila tak makan dan minum saya akan kelaparan.begitu pula bila tidak membaca. Saya akan kehilangan kata kata. Sebab mereka yg bisa menulis karena rajin membaca. Rabun membaca lumpuh menulis. Begitulah pesan dari penyair terkenal Taufik Ismail.

 _Pertanyaan Peserta_ 
Om jay selain stamina kiat apa untuk meyakinkan peserta dan Panitia atas profesionalisne kita?

 _Jawaban Om Jay_ 
Kiatnya adalah mau mendengarakn perkataan istri tercinta. Saya pernah tak mendengarkan perkataan istri. Waktu itu saya dan Pak Dedi diminta mengisi materi PTK di Bekasi. Saya tdk mau sarapan pagi. Padahal Istri sudah bikin Nasi Goreng yang lezat dan telor ceplok yang nikmat. Di saat memberi materi mata Saya berkunang kunang. Untung saja Pak Dedi langsung tanggap. Saya dimintanya untuk duduk saja dan beristirahat. Pak Dedi Dwitagama yang ambil alih semuanya di SMAN 1 Tambun Bekasi. Kesempatan itu Saya gunakan untuk sarapan pagi di Kantin Sekolah. Setelah sarapan mata Saya yang kunang kunang menjadi terang kembali dan tak terasa Kami mengisi materi sampai sore hari. Semua Peserta senang dan Panitianya juga senang. Pulang mengisi materi Kami diberi amplop berwarna putih dan ada bayangan uang kertas berwarna merah lumayan tebal.

 _Pertanyaan Peserta_ 
Caranya membagi waktu bagamana om? Kadang saya bingung dan mengenakan sesuatu tergantung mood

 _Jawaban Om Jay_ 
Waktu Kita sama. Kita dpt jatah 24 jam. Saya membaginya dalam 3 waktu. Dunia nyata, dunia maya dan dunia mimpi. Kita harus membaginya secara proporsional. Waktu di dunia nyata jelas harus lebih banyak daripada dunia maya dan dunia mimpi. Kalau ketiga waktu itu bisa kita kelola dengan baik, maka kita akan sukses dunia dan akhirat seperti artikel yg saya bagikan. Mohon dibaca ya!

 _Pertanyaan Peserta_ 
Apakah atasan Om Jay selalu mendukung kegiatan Om Jay ? Misalnya memberi izin meninggalkan Sekolah selama beberap hari saat menjadi trainer.

 _Jawaban Om Jay_ 
Mereka sangat mendukung asalkan tidak meninggalakn kelas. Oleh karena itu saya terbiasa menerima job hari sabtu dan minggu atau setelah pulang sekolah. Sehingga tidak meninggalkan kewajiban saya sebagai guru. Menjadi trainer itu harus mampu memberikan contoh dan keteladan yg baik. Pimpinan sekolah senang. Istri di rumah juga mendukung. Saya selalu berkomunikasi dulu dgn istri ketika menerima pekerjaan sebagai trainer. Ketika istri kita ikhlas dan Ridho melepaskan kepergian kita, maka rezeki akan lancar dan tidak ada yg merasa dirugikan. Jangan lupa beli oleh oleh buat Pimpinan sekolah dan rekan sejawat sehingga mereka juga senang mendengarkan cerita kita dan bisa pergi dari kota ke kota.

 _Pertanyaan Peserta_ 
Semua orang didasar hatinya yang terdalam pasti ingin sukses ,hari ini saya menyaksikan bahwa lewat tulisan seseorang bisa melesat jauh menembus ruang dan waktu ,ketajaman hati dan perasaan  dapat dituangkn lewat pena.
Apalagi bagi yang nyambi sebagai ibu rumah tangga,pingin produktif menulis tapi sudah terkuras energinya. Terlalu lama pegang hp juga anak suami protes .Adakah tips yang sesuai utk saya?

 _Jawaban Om Jay_ 
Tes PISA berlangsung selama dua jam. Mayoritas negara menggunakan tes komputer. Berikut penjelasan subyek yang diuji:

*Membaca:*

Kemampuan itu diartikan sebagai kapasitas murid untuk memahami, menggunakan, evaluasi, merenungkan, dan memakai teks untuk mencapai tujuan, mengembangkan pengetahuan dan potensi, serta berpartisipasi di dalam masyarakat.

*Matematika:*

Diartiken sebagai kapasitas murid untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika di berbagai konteks. Ini termasuk penalaran matematika dan memakai konsep, prosedur, fakta, dan perangkat matematika untuk menggambarkan, menjelaskan, dan memprediksi fenomena.

*Sains:*

Kemampuan sains diartikan sebagai kemampuan untuk menghadapi isu-isu terkait sains dan dengan gagasan-gagasan sains, sebagai anggota masyarakat yang berpikir.

Seseorang yang punya kemampuan literasi sains memiliki kemauan untuk terlibat dalam diskursus bernalar tentang sains dan teknologi, yang membutuhkan kompetensi untuk menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang pemeriksaan secara ilmiah, dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah.

Sabtu, 04 April 2020

Menulis Tentang Momen Spesial

Belajar Menulis Gelombang 5 
Pertemuan  : Jumat, 3 April 2020
Waktu           : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri.      : Bpk. Munif Chatib
Topik.             : Menulis Tentang Momen Spesial 
Peresume : Usman Alamsyah,S.Sos,S.Pd
(usmancurup123@gmail.com)
 
Pak Munif Chatib menyampaikan materi melalui Video yang sudah di kirim melalui YouTube.Kami pun membuka Video tersebut.Pak Munif mengucapkan kata "Bismillahirohma Nirrohim Asalammualaikum warroh matullahi hiwabarku....

Pak Munif menjelakan bagaimana menulis momen Spesial saat mengajar
Apa itu Momen Spesial ? 
Menurut Pak Munif, momen spesial adalah kejadian khusus yang terjadi dalam proses pembelajaran antara guru dengan siswa, baik di dalam maupun di luar kelas. Momen spesial ini bisa menjadi sebuah kenangan seumur hidup karena termasuk pada jenis memori jangka panjang. 

Secara lebih spesifik, momen spesial terdiri dari perubahan motivasi, perubahan kemampuan dan perubahan sikap. 

Apa saja tahapan dalam menulis momen spesial ? momen spesial yang terjadi  dalam Proses belajar mengajar dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu : pendahuluan, inti, dan penutup. Masing – masing tahapan mempunyai peluang terjadinya sebuah momen spesial. Yang dibutuhkan untuk menangkap momen spesial ini adalah kepekaan guru. Sekecil apapun kejadian yang berkaitan dengan 3 bentuk perubahan yaitu perubahan motivasi, kemampuan, dan sikap harus dituliskan oleh guru. Minimal dalam satu kali mengajar, ada satu momen spesial yang bisa 
dituliskan. 

Mengapa Momen Spesial Harus Dituliskan ? Sebagai seorang guru dan juga penulis, kita harus menjadikan pengalaman belajar mengajar kita di kelas sebagai sebuah tulisan yang dapat menginspirasi banyak orang. Bukan tidak mungkin, jika pembaca akan terus mengenang kita melalui cerita atau
tulisan yang kita bagikan. Sebab momen spesial yang kita tuliskan menjadi 
bagian dari memori jangka panjang dari para pembaca tulisan kita. Alangkah 
bahagianya juga kita sebagai penulis, jika ternyata tulisan yang kita bagikan dibaca, dikenang, dibagikan dan bahkan dicari oleh banyak orang. Apa alasan lainnya ?

Alasan lain yang membuat kita harus menuliskan momen spesial dalam blog kita adalah bahwa momen spesial merupakan jenis tulisan yang paling mudah untuk ditulis. Bentuknya yang merupakan artikel bebas, tidak ketat dengan segala macam aturan artikel ilmiah, juga merupakan penanda bahwa semua orang bisa menulis dan mem-
bagikan momen spesial mereka.Bagaimana cara mengajar yang menghadirkan momen spesial ? 

Sebagai seorang guru, tugas kita bukan hanya mentransfer sejumlah materi kepada siswa, tetapi juga menghadirkan momen spesial pembelajaran kepada mereka yang akan terus mereka kenang. Bagaimana Caranya ?

Caranya adalah dengan menyajikan pembelajaran yang terkait hal – hal yang bisa menjadi memori jangka panjang bagi siswa, diantaranya : 
pengalaman pertama, hal yang berhubungan antara materi yang kita ajarkan dengan kehidupan mereka, hal yang diulang – ulang atau kejadian berulang, perasaan / emosi, dan pembelajaran untuk bertahan hidup. 
Apa saja tahapan dalam menulis momen spesial ?

Ada 3 tahapan dalam menulis momen spesial, yaitu : 
1.) Catat / rekam kejadian momen spesial pada saat terjadi, jangan ditunda. 
2. )Elaborasi, mencari data – data pendukung terhadap momen spesial. Data bisa berupa : fakta, hasil wawancara (bertanya), dan imajinasi. 
3.) Menulis dalam bentuk artikel bebas. 

Apa saja tips menulis momen spesial ?
Dalam setiap kesempatan sharing bersama guru, Pak Munif membagikan tips menulis momen spesial sebagai berikut : 
 Menulis saja dulu sesuai pengalaman mengajar dan momen spesial yang 
terjadi, kesampingkan dulu masalah ejaan dan aturan penulisan. 
 Menulislah dengan perasaan yang bebas agar kita mudah menuangkan 
pokok pikiran.
 Menulis dahulu, edit kemudian. Banyak tulisan yang tidak selesai karena terlalu banyak mengedit.
 Tuliskan kesimpulan berupa pesan moral atau informasi yang ingin 
dibagikan kepada pembaca
 Jika kita menangkap banyak momen spesial saat satu kali mengajar, kumpulkan saja dalam bentuk kalimat pendek. Sedangkan untuk menuliskannya, mulailah dari momen yang menurut kita paling mudah 
untuk menuliskannya. Jangan langsung menuliskannya semua. 
 Kembangkan tulisan melalui pertanyaan – pertanyaan penunjuk, seperti : 
Apa masalahnya ? Apa penyebabnya ? Apa dampaknya jika masalah tidak 
selesai ? Apa hikmah dari kejadian itu ? 
 Gunakan alat bantu untuk menangkap momen spesial, seperti foto dan 
rekaman video. 
 Jika kita menemukan momen spesial berupa perilaku negatif siswa, 
lakukan refleksi pembelajaran, bisa dengan menanyakan pertanyaan –
pertanyaan berikut pada diri kita sendiri : 
a) Apakah ada siswa yang tidak memperhatikan penjelasan kita 

b) Mengapa siswa tersebut tidak memperhatikan penjelasan kita ? 
c) Apakah ada siswa yang membantah kita ? 
d) Mengapa siswa tersebut membantah kita ?

 Untuk menuliskan momen spesial yang negatif, sebaiknya kita menuliskan nama siswa dengan inisial, namun jika dapat memberikan inspirasi bagi 
pembaca yang lain, bisa menggunakan nama asli. 


Pak Munif membagikan artikelnya untuk kami baca,berikut artikelnya :

MOMEN SPESIAL, 80 MENIT DI KELAS
NERAKA BERSAMA GURUNYA 
MANUSIA 

Handphone berdering, seorang teman, kepala sekolah, meminta waktu saya untuk dapat mengajar di SMP, tepatnya di kelas 8 B. Beliau mengatakan agar sekali dayung tiga empat pulau terlampau. Pak Munif mengajar dengan strategi multiple intelligences, Para guru nanti mengobservasi. Setelah itu dibahas bersama dalam pelatihan guru. 

Saya menyetujui dengan senang hati. Namun, keringat dingin menjalar, ketika saya tanya mengapa harus SMP Kelas 8 B ? “Itu kelas paling nakal, siswanya tidak bisa diatur. Hampir semua guru kewalahan mengajar di kelas itu. Siswanya tidak menghargai guru. Membuat “geregetan” guru dan akhirnya semangat guru menurun kala harus mengajar di kelas tersebut.” Saya cuma menelan ludah. Membayangkan mengajar tema “Menghormati Guru” di kelas yang semua siswanya paling tidak mau menghormati guru. Tak sabar menunggu subuh, saya mulai membuat lessonplan. 

Apa yang Kita rasakan jika Kita menjadi guru seperti Pak Munif yang harus mengajar di kelas dengan kondisi tersebut ? Ucapan Guru-guru
“Kami, para guru sudah habis – habisan, namun hasilnya masih tidak seberapa. 
Dengan cara apalagi?” keluh kepala sekolah. Beberapa guru bergantian 
menceritakan pengalaman yang mengerikan ketika mengajar kelas tersebut. Kaptennya adalah Si Malik, sang ketua kelas. Namanya mirip dengan nama Malaikat Kira - kira, bagaimana ending cerita di atas menurut Anda ? Apakah Pak Munif 
berhasil menaklukan kelas yang disebut sebagai kelas neraka tersebut dalam 
waktu 80 menit ? 

Anda tidak akan mengira, beginilah endingnya pengalaman belajar mengajar di “kelas neraka” : 
Dan selanjutnya, ada air mata yang mengucur antara guru dan siswa. Alhamdulillah saya ucapkan ke hadirat Allah SWT, saya berhasil menutup 80 menit mengajar dengan cantik. Siswa mengamati pengertian tentang sikap menghormati, mengapa guru harus dihormati dan bagaimana cara siswa menghormati guru dalam kehidupan sehari – hari ?

Sangat luar biasa bukan pengalaman belajar mengajar yang dilakukan oleh Pak Munif berdasarkan cerita di atas ? 
Penulis pun merasa penasaran dengan sosok Pak Munif dari cerita di atas. Apakah beliau adalah tokoh dalam cerita fiksi, ataukah betul – betul seorang guru seperti kita ? Sosok Gurunya Manusia ?

Munif Chatib, adalah seorang konsultan, praktisi pendidikan dan penulis buku 
pendidikan populer. Beliau lahir di Surabaya pada tanggal 5 Juli. Buku best seller yang ditulis beliau dengan judul “Sekolahnya Manusia” diterbitkan dan launching pertama kali di MP Book Point Jakarta pada tanggal 2 mei 2009, bertepatan dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional. Saat ini Munif Chatib menjabat sebagai CEO 
NEXT EDU INDONESIA, sebuah lembaga konsultan dan pelatihan guru di seluruh Indonesia dan luar negeri. Beliau tak hanya menuangkan pemikirannya dalam buku – buku yang ditulisnya. 
Konsep “Sekolahnya Manusia” diaktualisasi dengan pada tahun 2000 dengan berdirinya TK Bangsa Sidoarjo, sekolah inklusi yang menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan pendekatan pendidikan Quantum Learning.

Berikutnya, pada tahun 2012, beliau mendirikan SD Plus Mutiara Ilmu Pandaan di Jawa Timur yang 
mengusung konsep “Sekolahnya Manusia”. Dan pada tahun 2015, beliau mendirikan sekolah model di Cibubur Bekasi yang bernama SMP – SMA School of Human, sekolah inklusi dan laboratorium penerapan konsep sekolahnya manusia secara nyata. 
Kiprah beliau dalam bidang pendidikan sangat luar biasa. Pemikiran dan kerja nyata nya dari tahun 2012 – 2016 dibagikan dalam pendampingan 400 lebih sekolah dasar negeri di seluruh Kota Surabaya. Tak hanya itu, beliau juga turut membantu program 
Indonesia Mengajar dari tahun 2010 – 2016. 

Munif Chatib terus menyebarkan dan mengembangkan alat riset kecerdasan yang disebutnya Multiple Intelligence Research (MIR) yang diyakininya sangat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi terbaik siswanya. MIR adalah dasar dari konsep “Sekolahnya Manusia” yang digagasnya sebagai sebuah konsep pendidikan yang humanis. Sekolah ini memandang bahwa semua siswa adalah “bintang” dan menjadikan semua gurunya sebagai asset terpenting dalam sebuah sekolah yaitu sebagai “Gurunya Manusia”. https://munifchatib.com 
Momen Spesial Gurunya Manusia


Kelas Neraka ?” inilah alasan Pak Munif menganggap bahwa pengalamannya itu merupakan sebuah momen spesial. Karena terjadi perubahan – perubahan yang dialami baik oleh kepala sekolah, guru, dan siswa di kelas 8 tersebut. “Dan 
selanjutnya, ada air mata yang mengucur antara guru dan siswa.” Dari kalimat tersebut, jelas terlihat bahwa ada momen spesial


Kesimpulan : 
 Momen spesial dapat menjadi bahan dasar untuk menulis
 Berlatihlah untuk menulis. Awali dengan menulis semampunya Jangan 
khawatir salah dalam kaidah penulisan.
 Tuangkan semua kejadian / momen spesial ke dalam tulisan kita.
 Guru harus bisa memainkan 3 peran yaitu menjadi guru, orang tua, dan 
sahabat bagi siswa
 Berlatihlah untuk menjadi lebih peka terhadap kebutuhan siswa. Ubahlah 
mindset guru terhadap siswa berperilaku negatif bahwa “Tidak ada siswa yang nakal, melainkan siswa yang belum terpenuhi kebutuhannya.”

Fenomena Kehidupan

Jumat, 03 April 2020

Menulis Momen Spesial Kala Mengajar di Kelas 6

Menulis Momen Spesial Kala Mengajar di kelas
Resume 6, Tanggal 3 April 2020

Usman Alamsyah
SDN 163 Rejang Lebong

MENULIS TENTANG MOMEN SPESIAL KALA MENGAJAR

Seperti biasa om jay membuka kelas menulis gelombang ke 5 dengan menyapa dan mengunci WA agar pembelajaran berjalan lancar .

Materi malam ini Yaitu: *Menulis tentang Momen Spesial Kala Mengajar*

Nara sumber yang akan memberikan adalah _Bapak Munif Chotib_ 
penulis buku best seller Gurunya Manusia dan juga pembicara nasional yang sangat berpengalaman.


Setelah omjay, Narasumber mengirimkan video  menulis momen spesial dan mengirimkan artikel yang berjudul 80 menit dikelas neraka .

Sangat antusias saya membacanya dan menunjukkan luar biasa metode guru tersebut memecahkan suasana kelas yang sangat dicap sebagai kelas teramai, ternakal dan kelas tidak baik.

Momen Spesial menurut Munif Chatib adalah kejadian khusus yang terjadi antara guru dan siswa baik didalam maupun diluar kelas. Momen special ini dapat masuk dalam memori jangka panjang. Memori jangka panjang yaitu memori yang tidak akan terlupakan dalam seumur hidup seseorang.

Beberapa peserta melontarkan pertanyaan :
Lalu pak Munif Chatib pun menjawab dengan penuh suka cita dan bijaksana. Banyak sekali yang bertanya membuat interaksi yang dimoderatori Omjay berjalan dinamis.

Berikut yang disampaikan pak munif dalam tanya jawab:

Kedua dari pokok pikiran atau bahan tulisan tersebut, saya menulis secara bebas. sementara saya kesampingkan aturan-aturan ejaan. karena itu seperti yang sudah saya share, terkadang bentuknya seperti cerita, terkadang seperti informasi saja. Perasaan bebas menulis inilah yg membantu kita untuk lancar menuangkan pokok pikiran.

Terkadang satu kejadian, kalau kita analisa bisa mewakili beberapa poin dari momen yang bisa masuk long term memory.

Ketiga, barulah kita edit pelan-pelan. makin banyak kita lakukan ini, nanti editingnya makin sedikit.

Tetap cerdas inspiratif dan menarik menambah wawasan berpikir luas.

Pertanyaan
Bagaimana cara mengajar sederhana ttpi siswa dapat memahami dan dapat memperhatikan dengan jelas akurat dan cepat?

Lebih mudah mana pendokumentasian moment psesial itu. lewat rekaman atau tulisan. bisakah momen spesial itu kita ciptakan?

Apakah boleh kalo suka duka dalam mengajar itu ditulis dalam blog dan terkesan curhat?

Bagaimana cara memunculkan perasaan peka terhadap momen spesial, orang seperti saya merasa datar2 saja dalam mengajar, mungkin bagi sebagian guru menemukan banyak momen spesial.

Boleh-boleh saja, tapi harus ditutup dengan kesimpulan yg jelas atau semacam pernyataan kepada pembacanya. Hal ini berupa pesan moral atau info apa yg ingin dibagi oleh penulis.

Percayalah maind set kita harus kita tata dulu bahwa TIDAK ADA ANAK YG NAKAL, YG ADA ADALAH ANAK YG KEBUTUHANNYA BELUM TERPENUHI. Jika kita sudah sepakat dg paradigma ini, maka kita akan fokus kebutuhan apakah yg belum terpenuhi dari anak tsb. ketika kita melakukan pnedekatan utk cari tahu kebutuhan yg belum terpenuhi, maka si anak bandel itu akan punya perasaan bahwa dia ternyata diperhatikan. dan gurunya berusaha utk membantunya.

Harus dibedakan antara guru keras dan guru tegas. Guru killer adalah sebutan untuk guru keras. Ciri2nya, guru keras berdampak akan dijauhi, dihindari oleh siswa. Namun guru tegas, sebaliknya, akan dirindukan oleh siswanya. Perayalah zaman sekarang, siswa kita butuh guru yg tegas. Kedisiplinan yg diterapkan oleh guru tegas akan menjadi unsur siswa suka kepada gurunya.

Triknya adalah kumpulkan saja dalam bentuk kalimat pendek ttg banyaknya kejadian. hanya dikumpulkan saja. lalu utk menulisnya harus satu persatu. Jangan kepikiran semua untuk ditulis. Mulailah dari yg kita mudah utk menulisnya. Insyallah nanti lanar

Saya baru sadar ternyata banyak momen spesial dengan murid-murid saya yang terlewat begitu saja. Murid nakal tentu saja ada karena memang demikianlah sifat di usia mereka. Tapi saat nakalnya berubah menjadi suatu bakat yang bisa membanggakan saya dan orang tuanya itu adalah suatu hal yang luar biasa. Murid yang pendiam dan pemalu pasti ada. Namun ketika diamnya berganti menjadi tarian dan lagu adalah hal yang hebat. Dan banyak momen lain yang hampir saya lupa yang akhirnya teringat kembali malam ini.

Kalau saya, mengajar itu yg terpenting ada pada awalnya, pendahuluannya. Harus keren. saya biasa sebut apersepsi. Jika apersepsi berhasil, biasanya siswa tertarik utk belajar, sehingga kemungkinan besar paham. Yg kedua adalah bagian penutup. Juga harus keren, berupa kesimpulan ttg hikmah dari materi ajar. Ingat secara neurosains, awal dan akhir itu penting dan itu yg 80% teratat di otak siswa kita. Ketiga baru memilih metode yg student center learning. Metoe ini tempatnya di tengah. Seperti itu.

Satu hal yang saya temui sekarang bagaimana memotivasi guru yang lain untuk lebih inovatif dan menarik dalam mengajar. kebetulan teman-teman guru kami sering ijin tidak dapat hadir karena kesibukan , padahal mereka sudah dijadwal dan diberikan surat perintah.

Setelah membaca pengalaman proses pembelajaran pak Munif, saya menjadi terinfirasi untuk menceritakan pengalaman pribadi selama mengajar, tetapi karena siswa dan kelas yang saya ajar banyak dan bervariasi membuat bingung untuk memulai. Kira kira ada triknya tidak supaya kita tidak bingung mau nulis yang mana dulu, karena banyak pengalaman belajar bersama siswa yang mengesankan.

Saya pernah mengikuti seminar bapak Munif yang diadakan oleh Rahasia Guru di Pusat study Bahasa Jepang, UI. Di  situ saya mulai jatuh cinta dengan buku bapak yang renyah untuk dibaca.

Ada hal yang ingin saya tanyakan mengenai 5 pintu untuk menciptakan moment spesial d antranya menghadirkan emotional ketika kita mengajar, lalu
Bagaimanakah cara kita untuk memasukkan  pintu emotional tersebut ke dalam Pembelajaran kita? 
Apakah hypno teaching ( Pemberian sugesti positif kepada siswa) bisa menjadi salah satu caranya dan?
Bagaimanakah cara mengoptimalkan emotional tersebut agar kita bsa menemukan moment spesial  dalam proses belajar sebagai bhan menulis untuk kita? 
Ada 3 cara sederhana mejadi guru tegas:
Kita menjadi gurunya, orang yg memberikan ilmu.
 Kita menjadi orantuanya, kita memberikan nasihat2.
Kita menjadi sahabat siswa, dengan membuka diri untuk menerima curhat dari siswanya. Hanya yg perlu diperhatikan adlah WAKTU. Kapan kita harus jadi guru, orangtua, dan sahabat siswa2 kita.
2. Utk hypno teaching saya rasa bisa juga kita gunakan.

3. Cara optimalkan emotinal dengan refleksi diakhir pertemuan dengan menanyakan harapan setelah mendapat materi ini. Harapan ini bisa apa saja, misalnya dengan bertanya kepada orgtuanya ketika pulang sekolah, atau tantangan membuat proyek2 belajar yang berkaitan dg materi.

Metode yang sangat bagus.
Saya pernah mengalami hal yang sama. Jurusan Agama kurang respon dengan sains (Matematika). Hampir semua guru mengeluh karena merasa di sepelehkan mata pelajarannya. Dari kondisi itu maka saya sendiri minta jam di kelas tersebut. Saya penasaran dgn cerita dari teman 2. Dan pada awal saya masuk mereka acuh tak acuh dgn mata pelajaran Matematika.

Ternyata mereka ingin diakui keberadaannya. Mereka butuh perhatian. Dengan pendekatan anak juga saya coba anak-anak menyampaikan unek-uneknya. Kemudian dibahas bersama. Mereka sangat antusias sekali karena saya mengembalikan permasalan dari mengapa menjadi bagaimana. Alhasil sampai saat ini mereka setiap tahun datang ke rumah meski sudah lama lulus. Menurut mereka saya sudah membuka wawasan terhadap manfaat Matematika Dalam kelangsungan hidup.

Emosional itu adalah perasaan yang bermacam-macam, dalam suka maupun duka. Rahasianya pada saat kita mulai dari apersepsi dan penutup. Metode apapun akan menjadi hidup dan emotional, ketika awal dan akhirnya keren. Apalagi kita bisa menghubungkan materi ajar dengan kejadian yang dialami siswa2 kita secara personal. Saya pernah mengajar di SD kelas 2 di Sidoarjo jawa timur, ketika terjadi bencana lumpur lapindo. Saya menggunakan aperspsi ttg bencana tersebut dan beberapa siswa menangis sebab rumah keluarga mereka ada yang terkena bencana tersebut

Bagaimana menyusun kata-kata yang indah tuntut enak dan mudah dipahami oleh  pembaca. Karena terkadang susunan kalimat atau tata bahasa kurang pas. Pada kelas spesial terkadang ada yg menyenangkan dan kadang ada pula yang menyedihkan.  Karena ada siswa yang memiliki kelainan (ABK). Dan pada kelas spesial terkadang menambah beban pikiran guru. Pinginnya guru hasil tentunya menginginkan bagus semua.  Tapi hal tersebut tdk bisa tercapai. Bagaimana mengatasinya.

Momen Spesial Mengajar

Memang betul momen sepesial itu tiga hal yaitu perubahan motivasi, perubahan kemampuan dan perubahan sikap. Namun sering kita ini terjebak kedalam target kurikulum yang begitu banyak dan gemuk sehingga suka mengabaikan atau kurang memperhatikan 3 aspek perubahan tersebut. Maka endingnya secara umum baik motivasi, kualitas maupun sikap itu jauh dari harapan yang ada. Apalagi sekarang ini siswa lebih cepat mendapatkan pengaruh dan informasi dari luar yang lebih menarik dari yang kita sampaikan.

Betapa banyak siswa yang kita kelola atau didik tidak mencapai target harapan dari 3 aspek tadi dan ini terbukti dari sisi motivasi cenderung siswa tidak minat belajar keinginan main jauh lebih tinggi, kualitaspun dengan sistem KKM ini sangat syarat memaksakan siswa yang kurang targetpun terjadi konfersi supaya target, karna proses untuk pembelajarannya yang juga terjebak dengan waktu dan materi yang begitu banyak. Belum lagi sikap maka banyak sikap para siswa lebih mengikuti pada yang mereka dapatkan dari lingkungan pergaulan mereka dan media sosial yang lebih cepat mereka dapatkan.

Berdasarkan kejadian dilapangan secara empiris ini maka harus ada kebijakan secara kuat dari struktur pendidikan untuk mengevaluasi kembali tentang beban guru dari target target materi yang begitu banyak dan gemuk. Kedua perlu adanya waktu yang cukup agar guru bisa fokus bersama siswa. Guru tidak lagi disibukkan dengan administrasi karir statusnya. Sehingga konsentrasi guru dapat bergaul dan mendidik siswa dengan baik. Ketiga guru memang harus terus meningkatkan kualitas untuk cara mendidik dan membentuk proses pendidikan terhadap anak didik keempat kesejahteraan guru yang memang sudah harus lebih memadai dan selalu dihargai untuk diberikan hak haknya secara khusus misal kenaikan golongan jangan sampai mengganggu beban pikiran guru yang kemudian berdampak kepada menurunnya kualitas mengajar. Kelima seyogyanya terpenuhi pasilitas guru baik secara umum yang harus disediakan sekolah maupun khusus yang disiapkan oleh guru sendiri.

Bagaimana Cara Menulis Momen Spesial?
Ada tiga tahapan menulis special momen. Tahapan tersebut adalah:
Catat/ rekam kejadian momen special pada saat terjadi.
Elaborasi, mencari data-data pendukung terhadap momen special. Data dapat berupa fakta, saat bertanya, atau kita menambahkan imajinasi.
Menulis. Menulis ini dapat dilakukan apabila data telah terkumpul, setelah itu kita dapat menuliskannya dalam bentuk artikel bebas.
Beliau juga memberikan contoh menulis artikel bebas. Artikel bebas ini dapat kita buat ketika ada suatu kejadian dikelas yang kita anggap unik ataupun berkesan. Supaya artikel bebas menarik, maka buatlah judul menarik. Artinya pembaca penasaran dengan isinya ketika membaca judul artikel bebas yang kita tulis.

Berbagai pertanyaan dan jawaban telah dijawab oleh beliau narasumber hebat nah banyak sekali pengalaman spesial kita dalam pembelajaran.
Jadilah guru yang bisa menjadi guru, orang tua dan teman, pekalah dengan keadaan di kelas. Kepekaan di kelas membuat hati kita tergerak unntuk menuliskan kejadian yang spesial sehingga menjadi guru yang terus belajar tanpa henti untuk menjadi yang bermanfaat. (Mr.BamS).

Materi malam ini bersama bapak Munif Chatib menjelaskan bahwa:
1. Momen spesial dapat menggugah kita untuk menulis
2. Untuk awal tulis saja semampu kita tanpa kita khawatir salah dalam kaidah penulisan
3. Tuangkan semua kejadian spesial ke dalam tulisan kita
4. Guru harus bisa memainkan 3 peran yaitu menjadi guru, orang tua dan sahabat bagi siswa
5. Saya semakin termotivasi untuk menulis

Terima kasih Pak @Munif Chotib.

Dari dulu saya kagum dengan judul buku yang Bapak tulis. Dari judulnya sudah sangat menarik, langsung menyentuh hati. Langsung tertuju pada objek bahwa murid itu adalah manusia, yang harus diperlakukan secara manusiawi.

Setelah membaca pengalaman proses pembelajaran pa munif, saya menjadi terinfirasi untuk menceritakan pengalaman pribadi selama mengajar, tetapi karena siswa dan kelas yang saya ajar banyak dan bervariasi membuat bingung untuk memulai. Kira kira ada triknya tidak supaya kita tidak bingung mau nulis yang mana dulu, karena banyak pengalaman belajar bersama siswa yang mengesankan, kalau ada mohon bagi trik2nya. Terima kasih.

Tujuh tahun saya menjadi guru di sekolah yayasan, satu tahun merasakan seperti yg ditulis oleh Pak Munif menemukan kelas yang benar-benar membuat tidak betah Pak. Lambat laun menemukan solusinya, benar sekali yang Bapak tulis pertemuan pertama dengan siswa adalah titik awal keberhasilan guru dalam mengelola kelas. 

Dari situlah banyak moment-moment istimewa Pak. Sayangnya moment spesial baru bisa saya abadikan melalui gambar di IG. Semoga dengan motivasi dari Pak Munif ini akan memberi semangat kepada saya dalam menulis, sehingga dapat meninggalkan jejak yang dapat menginspirasi orang lain seperti Pak Munif.

Setelah membaca spesial moment Pak Munif yang berjudul "80 Menit di Kelas Neraka". Saya tertarik sekali dengan teknik pembelajaran untuk mengembalikan marwah seorang guru dihadapan para siswanya. Hal ini terjadi di sekolah kami, salah seorang wali kelas di sekolah saya mengeluh karena sikap dari anak-anak dikelasnya bisa dikatakan nakal bahkan tidak mau belajar dengan guru tersebut.

Hanya sebagian dari siswa yang mau belajar, yaitu siswa perempuan saja yang masih mau belajar dengan baik, siswa yang laki-lakinya belajar semaunya saja, di waktu jam belajar mereka keluar masuk kelas dengan seenaknya. Singkat kata hubungan emosional guru dengan siswa tidak terjalin baik. Siswa tidak semangat belajar bahkan tidak mau belajar dengan alasan tidak suka sama perangai dan sikap gurunya, yang kata anak-anak guru tersebut galak.

Hal yang akan saya tanyakan, bagaimana sikap saya sebagai kepala sekolah untuk bisa mengembalikan situasi dan hubungan siswa dengan gurunya tersebut akan terjalin baik dan siswa mau belajar dengan guru tersebut, serta bisa merubah mind set siswa yang sudah tertanam terhadap guru tersebut sebagai guru galak?

Apakah saya coba dengan teknik yang telah dilakukan oleh Pak Munif Chotib, dan saya bertindak sebagai guru di depan kelas tersebut? Dan apakah guru tersebut dihadirkan di kelas tersebut atau tidak perlu dihadirkan di kelas? ataukah ada solusi lain untuk mencari jalan keluar untuk situasi yang terjadi di sekolah saya tersebut? Mohon pencerahannya dari Pak Munif Chotib dan Om Jay, terimakasih......🙏🙏🙏
Saya bilal dari Curup, Bengkulu. Terimakasih pak munif berkaca-kaca membaca tulisan bapak, membawa saya mengenang akan banyak sekali momen special yang pernah terjadi dalam aktivitas bersama siswa. Seandainya momen-momen itu saya tulis pasti sudah banyak sekali perbaikan dari saya pribadi untuk menjadi guru yang lebih baik. Pertanyaan saya pak, apakah boleh kita menuliskan nama siswa dalam tulisan yang kita buat? Trus seandainya momen spesialnya tidak ada yang baru (hanya itu-itu saja) bagaimana cara menciptakannya? Terimakasih pak.

Keren banget materi malam hari ini, terasa tidak ada beban, menginfirasi dan memotivasi untuk menuliskan pengalaman mengajar, belajar terasa sebentar pengalaman belajar hari ini menjadi momen yang spesial bagi kami peserta belajar menulis. Kami ucapkan terima kasih Om Jay dan terima kasih pak Munif

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah  🌿 Doa dari Al-Qur’an Doa Memohon Rezeki yang Luas dan Berkah 📖 QS. Al-Maidah: 114 "Allahumm...