Jumat, 10 April 2020

APAKAH BISA BELAJAR MENULISLEWAT WA GROUP

RESUME KULIAH ONLINE

Hari/tanggal   : Sabtu / 08 April 2020

Pukul               : 19.00 Wib-20.00 Wib

Nara Sumber   :  Bapak Wijaya Kusuma

Penulis Resume:Usman Alamsyah (usmancurup123@gmail.com)

APAKAH BISA BELAJAR MENULIS
LEWAT WA GROUP

Menurut Bpk Wijaya Kusuma,yang akrap di Panggil Om Jay.Belajar menulis itu berat, belajar menulis itu susah. apalagi menerbitkan buku.Itu ucapan rata-rata peserta seminar,juga termasuk saya.
Hal itu Om Jay dapatkan infonya dari banyak guru di Indonesia. Karena menganggap kegiatan menulis tugas yang berat.Om Jay. ingin berbagi ilmu tanpa harus bertemu.Apa bisa belajar menulis  lewat Dunia Maya Cuma lewat WA Group?

Dalam refleksi hasil perjalanan Om Jay keliling Indonesia menunjukkan hal itu.
Banyak kota yang sudah beliau jelajahi.Sudah lebih dari 55 kota sudah di jelajahi, hasilnya sama saja. Apa maksudnya ?

Guru kesulitan dalam menulis dan menerbitkan buku. Sehingga wajar banyak dari mereka yang mentok di golongan IV A bagi guru PNS. karena merasa menulis itu beban.mereka juga sudah malas melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Apa yang di lakukan Om Jay ?

Beliau mencoba diskusi dengan kawan-kawan Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN), Ternyata alhamdulilah mereka mendukung dan siap menjadi nara sumbernya. Om Jay,juga menghubungi bapak ketua Ikatan guru TIK PGRI, pak Bambang Susetiyanto agar sertfikat belajar menulis gratis ditandatangi oleh beliau karena organisasi  sudah terdaftar dengan nama komunitas guru tik dan kkpi serta berbadan hukum dan lolos sebagai guru penggerak di kemdikbud.
wow Guru Penggerak !Jadi hasil belajar tersebut,bisa mendapat sertifikat dan sertifikatnya bisa digunakan untuk kenaikan pangkat guru PNS dan Non PNS.Kenaikan pangkat lho ! hemm..
Puji Syukur Alhamdulillah, ide Om Jay mendapatkan sambutan dari ketua umum Pengurus Besar  PGRI, Prof Dr. Unifah Rosyid ( Ketua PGRI Pusat ).

Program belajar menulispun  di jalankan hanya lewat wa group saja. Sekaligus uji coba apakah program ini bisa di jalankan gelombang demi gelombang. Lalu Om Jay melakukan eksperimen.Wow Om Jay sambil menyelam minum air Pula semoga tidak tenggelam  dan Cegukkan he...he....
Berapa gelombang yang beliau buat ?

Gelombang pertama dibuka.Satu persatu nomor Wa mendaftar dan
banyak yang mendaftar.Peserta belajar menulis cukup banyak. Selalu penuh 256 orang di WA Group. Setiap malam semua narasumber memberikan materinya secara bergantian. Bahkan anak pertama Om Jay, Intan ikut dilibatkan. Hasilnya? Hanya satu orang saja yang berhasil menulis setiap hari di blognya.Siapakah Dia ?

Ibu Rosiana namanya,Beliau memang luar biasa, menulis setiap hari di blog pribadinya.Orangnya rajin dan tekun.Berkat ketekunan  dan keuletan dalam menulis.Ibu Rosiana di nilai menulis bagus Sehingga Rapat KSGN memutuskan memberikan hadiah kejutan berupa buku karya pak Namin dan uang sejumlah uang Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah). wow keren ! KSGN langsung menransfer uangnya ke rekening ibu Rosiana, juga ada tambahan buku dari penerbit dan kawan kawan kuliah S3 di kampus UNJ.  hebat kan?

Awalnya Mereka telah menyiapkan hadiah sebesar Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah) buat blogger atau penulis blog yang mampu menulis setiap hari. Pak Dedi Dwitagama memberikan masukan pada Om Jay saat makan malam. Katanya, lebih baik dibagi 3 gelombang saja. Agar semakin banyak guru yang merasakan hadiah kejutannya. Nah saran pak Dedi Dwitagama bagus juga,kata Om Jay,sambil angguk Kepala. Mereka sepakat memberikan hadiah kejutan buat peserta belajar menulis yang mampu menulis setiap hari di blog dan dikirimkan langsung kirim ke email omjaylabs@gmail.com tentunya memberi motivasi terhadap yang rajin.Apakah kamu rajin,buktikan ?

Gelombang kedua kita buka. Kali ini dengan strategi berbeda.Berdasarkan evalausi dari gelombang pertama.
Apa yang Om Jay lakukan ?
Materi diberikan tidak setiap malam. Tapi ada satu hari peserta menulis dan mengerjakan tugas resumenya. ada jedah supaya ada kesempatan berpikir.
Hasilnya ada peningkatan. Sudah mulai banyak yang menyelesaikan tugasnya. Ada sekitar 5 orang guru siap mendapatkan sertifikatnya dan tinggal menunggu mereka menyatukan tulisannya dalam sebuah file untuk diterbitkan menjadi sebuah buku.baguskan tulisan di bukukan ?

Ini kejutan luar biasa bagi  PGRI. Keren banget hasilnya kalau semua peserta fokus dan lulus. Bila ada 250 peserta fokus menulis, maka akan ada 250 buku baru terbit dan ber-ISBN. Namun apalah daya,tidak semudah membalikkan telapak tangan, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, tidak semua guru fokus mengerjakan tulisannya. Mereka hannya pengamat setia dan hanya fokus untuk mengejar sertifkatnya saja yang 40 jam, Tetapi tidak fokus pada penerbitan bukunya.Om Jay agak kecewa dalam pikiran beliau ?

Padahal kalau  mereka mau fokus dan duduk sebentar saja, pastilah bukunya akan jadi. Sebab tidak dibutuhkan otak untuk bisa menulis, kata almarhum Nusa putra. Kita hanya butuh pantat. Kita perlu duduk sebentar untuk fokus dalam menulis. kalau itu dilakukan setiap hari, maka dalam sebulan akan ada 30 artikel yang siap dijadikan buku seperti almarhum Hernowo Hasim.tidak percaya silakan mencoba ?

Ungkapan Hernowo Hasim. Andaikan Buku Sepotong Pizza, kata beliau pastilah akan banyak dibaca para guru dan dinikmati isinya. Pesan mas Hernowo ini masih ada dalam ingatan Om Jay, ketika beliau memberikan materinya di acara Teacher Writing Camp (TWC) di kampus UNJ Rawamngun. Setelah kegiatan itu,banyak guru yang sudah sukses dan menerbitkan bukunya.yuk ikut jejak Om Jay !

Sekarang, belajar menulis melalui WA group sudah mencapai gelombang 9,
Seperti memacu Kuda aja! ahaa..
kali ini Om Jay melihat banyak sekali guru yang mulai bersemangat menulis.
karena di sodorkan terus dengan materi.Daftar hadir online dibuat oleh ketua kelas. Tapi masih ada juga hanya menyimak. Mungkin karena menulis belum menjadi kebutuhan seperti makan dan minum. Mereka lebih senang berkomunikasi lewat lisan daripada tulisan.Selalu punya alasan.

Om Jay ,bercerita
Beliau bukan penulis buku best seller, dan  juga bukan pakarnya dalam dunia tulis menulis. Namun beliau belajar banyak untuk membuat tulisan Supaya lebih menarik dan enak dibaca. Belum bisa buat cerpen, baru bisa menulis kisah nyata saja.Apa benar ?

Om Jay baru bisa menulis di blog. Menulis catatan harian seorang guru blogger yang ingin bangsanya maju. Setidaknya Om Jay telah membuktikan bahwa kita bisa belajar lewat aplikasi wa group. Setelah itu posting dan dokumentasikan tulisan di blog agar tulisannya banyak dibaca orang lain dan nanti dengan mudah dibuatkan bukunya. seperti buku-buku beliau yang diterbitkan dari hasil menulis setiap hari di blog pribadi.Benar-benar ungkapan yang tidak sombong ya teman-teman ?

Semoga kita semua di Group WA.Gelombang 1 sampai Gelombang 9 bisa mengikuti Jejak Om Jay.dan menulis Buku satu Orang satu Buku.
Amin Ya Robbal Alamin.

Penulis Resume

Usman Alamsyah
SDN 163 Rejang Lebong

Tidak ada komentar:

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah  🌿 Doa dari Al-Qur’an Doa Memohon Rezeki yang Luas dan Berkah 📖 QS. Al-Maidah: 114 "Allahumm...