Tips memasarkan Buku oleh Bapak Agus Subardana
*Oleh : Usman Alamsyah*
Halo semuanya, kali ini kita belajar Teknik memasarkan Buku, dengan narasumber Bapak Agus Subardana, SE, MM
Assalamu alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam semuanya, semoga selalu sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta Malam ini kita akan mendapatkan materi tambahan tentang Teknik memasarkan Buku. Materi ini sangat penting dikuasai oleh anda yang akan menjadi penulis buku agar bukunya laku.
Seperti biaso Kuliah diawali oleh salam dari penyelenggara Belajar Menulis gelombang 9. Om Jay, guru Blogger dan youtuber ternama.Selanjutnya Om Jay mempersilakan narasumber untuk memulai kuliahnya.
Narasumber beruntung salam dan menyapa para peserta. Dia memuji peserta untuk membaca materi tentang Strategi pemasaran buku.
#Ulasan singkat Strategi Pemasaran Buku.
Pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini. Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi khususnya anak-anak,Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan buku. Apa pentingnya dan manfaat buku yang sebenarnya ?
Buku Sangatlah Penting Karena bermanfaat , diantaranya :
1).Sebagai Ilmu pengetahuan
2).Sarana utama bagi proses. pembelajaran.
3).Sarana penyampaian informasi.
4).Sejak usia dini, anak anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam terbitan buku.
Perkembangan industri penerbitan buku juga dipicu oleh alasan :
a).Keuntungan (profit margin) yang relatif besar dibandingkan industri lainnya khususnya barang konsumsi.
b).Saat ini terdapat 1 328 penerbit yang terdaftar sebagai anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dengan jumlah penerbit aktif sebanyak 711 penerbit, dan sisanya sudah tidak aktive lagi.
c).Dalam rangka untuk mempertahankan Industri Penerbitan Buku , supaya tetap terus hidup dan dapat mencapai hasil penjualan buku yang maksimal maka kita perlu strategi pemasaran.
d).Srategi Pemasaran biasanya hampir dipakai oleh semua wirausaha, intreprenur yang menjalankan bisnis.
e).Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik .
Jenis jenis buku yang di terbitkan dikelompokan menjadi beberapa katagori. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk buku yaitu :
•Katagori buku Anak
•buku Bisnis
•Buku Pertanian
•Buku Fiksi - Novel
•Buku Pengembangan Diri
•Buku Teks
•dll
Dari jenis jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan Segmentasi . jenis katagori buku yang diterbitkan . Pada umumnya kegiatan pemasaran buku kaitannya koordinasi dengan beberapa kegiatan bisnis . Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh beberapa faktor yang meliputi :
a).Faktor Mikro , yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
b).Faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.
Saat ini dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang mereka terus jalankan masuk dalam faktor keduanya yaitu :*Faktor Mikro dan Makro. *Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 10.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.
Strategi Pemasaran buku yang telah mereka petakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu :
1).Strategi Pemasaran Buku serangan Udara
2).Strategi pemasaran buku serangan darat
dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas.
# Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara.
Pemasaran buku lewat Online .Saat ini yang sedang ngetren dan gencar di dunia maya yaitu Strategi Pemasaran yang banyak di pakai oleh setiap orang yang sudah mengerti teknologi internet yaitu :
a).Berpromosi lewat Online melalui website
b).Media sosial lainya.
Kalau kita sudah mempunyai produk buku yang jenis katagorinya banyak maka langkah awal kita harus buat website. Katakanlah website merupakan markas besar untuk sebuah bisnis penjualan buku. Dengan mempunyai website ini kita dapat merencanakan promosi dalam melancarkan penjualan buku. Dan website tersebut akan banyak kita isi produk, harga, promosi, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya.
Untuk penjualan buku lewat Online ini kita harus terus proaktive untuk terus promosi , supaya kita dapat :
•Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial .
•Mendapatkan konsumen baru
•Mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.
•Menjaga kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu.
•Menaikan penjualan dan profit .
•Membandingkan keunggulan produk dengan pesaing .
•Membentuk citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
•Mengubah tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen.
•Media Online yang dapat kita lakukan untuk promosi dan penjualan buku yaitu sudah tidak asing lagi dibenak anda sekalian yaitu lewat telepon, w.a, sms, email, dll.
c). Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas masing masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
# Strategi pemasaran buku serangan Darat
Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Penerbit Andi telah mempunya 43 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini kita kelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :
*Toko Buku *
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka kita perlu pemetaan jenis toko buku. Kenapa kita perlu petakan jenis toko buku tersebut , hal ini dikarenakan tiap jenis toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu :
a).Toko Buku Modern,
Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan Toga Mas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan sebagainya.Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain : Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
Untuk itu saluran toko buku tersebut masih dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip jual / konsinyasi, kecuali toko
Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan, Program TAB, Program TAM , dll ) Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.
b).Toko Buku Semi Modern,
Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko.
c).Toko Buku Tradisional.
Toko Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual .buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.
*Directselling *
Pemasaran Buku melalui Direkselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
•Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
•Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah.
•Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum.
Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) .
Tugas Tenaga Penjual / sales tersebut kita beri tanggungjawab target sesuai maping areanya masing masing yang bertugas :
~Kunjungan langsung ke tiap sekolah
~Kunjungan langsung ke setiap kampus
~Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan Daerah dll.
Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll. Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.
*Melakukan Event Event *
Aktive dalam melakukan event event seperti event Pameran buku, dalam seminar, workshop, Tryout, dan sebagainya.
Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ). Apakah penerbit andi punya toko online dan bekerjasama dengan tokopedia?
Penerbit Andi mempunyai website : www.andipublisher.com dan dapat langsung bertransaksi lewat website tersebut. Penerbit Andi juga bekerjasama dengan semua marketplace termasuk tokopedia.
Strategi Pemasaran buku yang telah petakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku serangan Darat,Dari kedua strategi tersebut paling sulit adalah strategi pemasaran serangan darat dikarenakan membutuhkan waktu tenaga dan tentunya adanya follow up yang terus menerus... Sehingga keberhasilan ditentukan oleh tenaga penjual yg kita percayakan.
Menurut Pak Agus, bagi penulis buku pemula pemasaran yg plg efektif antara serangan udara, directselling, atau event.Kalau naskahnya dinyatakan diterima dan diterbitkan oleh penerbit skala nasional seperti Penerbit Andi, tentunya mereka akan lakukan langsung memakai dua strategi pemasaran .Tapi bila penulis tersebut menerbitkan sendiri tidak melalui Penerbit... Maka dapat melakukan strategi pemasaran buku serangan Udara di point 2 (komunitas dan gunakan media sosial secara mandiri) .
Untuk penulis yg bukunya diterbitkan penerbit mayor spt penerbit Andi brp royaltinyanya ?
Penulis mendapatkan hak Royalti 10% dari total nilai transaksi terjual. Kalau di penerbit Andi rata2 diberikan Royati per 6 bulan / Semester terhitung sejak buku telah terdistribusi dan di tandatangani perjanjian kedua pihak (antara penulis - penerbit).
Penulis mendapatkan bukunya sebanyak 3 exs.
Dan penulis di perbolehkan mempromosikan bukunya dan kalau penulisnya beli bukunya biasanya mendapatkan potongan 30%. Adakah kemungkinan menjalin kolaborasi dengan pesaing dalam penjualan buku? Bagaimana penerapannya?
Kemungkinan menjalin kolaborasi dgn pesaing tentunya ada.Contoh nya Penerbit Andi kolaborasi dgn Penerbit BPFE UGM.Adapun syarat dan ketentuan kita harus ada titik temu dari kedua belah pihak.Dalam penerapannya kita akan lihat dan nilai dari aspek produk nya, potensi pasar , daya serap produk . Mengapa harga 1 buku antara toko yg satu dengan toko yang lain terkadang tidak sama walaupun sampul, judul dan isi sama?
Buku yg di terbit penerbit Andi sudah ada standar harganya, di barcode back Viber buku sudah ada harga yg tercantum sehingga harga tidak bisa di rubah.. Kecuali ada moment promosi di toko tersebut biasanya ada mendapatkan discount tetapi harga aslinya tetap ditampilkan. Adapun kalau Toko tersebut di luar pulau jawa maka ada harga Zona, sehingga harga jawa dgn harga di luar pulau bisa berbeda (contoh harga jawa dan harga di sumatra ada perbedaan). Apa yang membedakan harga buku antara satu dengan yg lain berbeda walaupun halaman, kwalitas kertas buku dan penerbit sama , tapi isi dan pengarang berbeda?
Yang membedakan harga adalah setiap penerbit mempunyai hak untuk menentukan harga buku produksi... Yang di hitung dari oplah cetak nya. Semakin cetak oplahnya banyak semakin murah. Klo oplah cetak nya sedikit semakin mahal harga buku tersebut. Sehingga ini yg menjadi perbedaan harga dari penerbit satu dgn lainnya. Mana yg lebih banyak diminati antara belanja buku dengan serangan udara dengan serangan darat? Adakah keuntungan dan kelemahan masing ?
Sesuai target jenis buku yg kita tuju. Serangan Darat lebih banyak menghasilkan karena langsung ketemu dgn konsumen apalagi pasar buku teks utama yg kita pasarkan. Konsumen biasanya lebih senang tatap muka langsung dan dapat melihat sampel produknya. Kekurangan serangan darat, dibutuhkan tenaga penjual tentunya ada biaya operasional dan butuh waktu dalam follow up.
Adapun serangan udara, kelebihannya bisa menekan biaya operasional, informasi produk cepat sampai ke konsumen dan promosi bisa tersebar secara masif lewat online ini.
Kekurangan nya : konsumen di indonesia belum terlalu percaya atas informasi produk yg diterima, ada rasa takut barangnya tidak sesuai dgn peranannya , konsumen masih dikenai ongkir .
Untuk penjualan buku lewat online kita harus proaktif promosi salah satunya, Mengubah tingkah laku, persepsi dan pendapt konsumen, maksudnya seperti apa?Maksudnya klo kita proaktive promosi produk lewat online maka dapat mengubah tingkah laku, persepsi dan pendapat konsumen. Dalam arti dgn kita terus promosi maka konsumen tersebut yg tadi nya tidak respon terhadap produk tersebut dapat mengubah perilaku , persepsi (pola pikir) untuk tertarik membeli produk yg kita tawarkan /promosikan sehingga mengubah pendapatnya untuk mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut. Strategi apa yg dapat di lakukan bersama antara penerbit dan penulis ?
Strategi yg dapat di lakukan antara penulis dan penerbit yaitu :
- Melakukan Takshow Bedah Buku secara periodik.
- Sama2 mempromosikan bukunya
- Penulis dapat membantu menjualkan bukunya dan pihak Penerbit akan memberikan Rabat buat penulis.
Dengan sumber daya yg memadai maka strategi yg pakai dari paparan materi yang sampaikan tersebut Agus memakai semuanya... Karena sebagai Industri Penerbitan buku harus terus dapat profit dan terus mengembangkan pasar. Waktu yg di butuhkan untuk menjadi buku best seller rata2 4-6 bulan, dan moment jual buku tersebut. Contohnya kalau menerbitkan buku pelajaran maka moment jual yg tepat saat antara Mei s.d Agustus.
Penulis boleh memasarkan bukunya sendiri walaupun diterbitkan oleh penerbit Mayor.
Penerbit justru sangat terbantu jika penulis ikut serta memasarkan bukunya dan penulis akan mendapatkan rabat dari penerbit. Kita bisa lakukan ,maka gunakanlah jaringan komunitas untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas Kita .
Kalau buku diterbitkan oleh penerbit Mayor, tentunya pihak penerbit yang akan memasarkan dgn strategi pemasaran masing2 penerbit.
Biasanya pihak penulis diharapkan juga berperan mempromosikan bukunya lewat komunitas penulisnya. Kalau bukunya diterbitkan secara Pribadi dgn mengeluarkan modal penulis pribadi maka penulis tersebut harus mengerti dan menguasai strategi pemasaran bukunya.
Carnya membentuk citra produk di benak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
Aspek Ideologis
•Apakah topik bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila, apakah topiknya akan meresahkan kondisi masyarakat seperti: politik, hankam, sara, sopan santun, harga diri, dll.
Aspek Keilmuan :
•Apakah topik yang dibahas merupakan topik baru bagi masyarakat, dan apakah masyarakat sudah siap menerima topik tersebut?
•Apakah naskah tersebut gagasan asli atau jiplakan?
•Terkait dengan akurasi data maka diperlukan sumber daftar pustaka yang lengkap.
Aspek Penyajian:
•Apakah sistematika kerangka pemikiran baik sehingga alur logika pemaparan mudah dipahami?
•Bahasa yang digunakan apakah komunikatif sesuai dengan jenis naskah dan sasaran pembaca?
•Apakah cara penulisannya sudah benar, yaitu menggunakan tata bahasa dan ejaan yang baku?
•Kelengkapan naskah secara fisik seperti kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, batang tubuh, daftar gambar, tabel, lampiran, index, daftar pustaka, sinposis, apakah sudah lengkap?
•Pengetikan menggunakan media dan alat apa, apakah tulis tangan, diketik manual, ketik komputer menggunakan software tertentu?
•Mutu gambar, tabel dan objek lain yang dipasang (capture) apakah layak atau masih harus diperbaiki lagi?
•Apakah urusan perizinan penggunaan gambar tertentu, izin terjemahan, izin pengutipan dll. sudah diselesaikan?
Aspek Pemasaran:
•Apakah tema naskah mempunyai pangsa pasar jelas dan luas sehingga buku akan dapat dan mudah diterima pasar?
•Apakah naskah memiliki selling point atau potensi jual tertentu, seperti judul, keindahan, bahasa, kasus aktual, dsb?
•Apakah ada buku sejenis yang beredar dan telah diterbitkan? Apa kelebihan naskah tersebut dibandingkan dengan buku lain?
Aspek Reputasi Penulis:
•Apakah penulis adalah tokoh, praktisi, dosen yang sangat diakui kepakarannya oleh masyarakat luas?
•Apakah buku-buku yang pernah diterbitkan mempunyai catatan keilmuan dan pemasaran yang baik?
Jadi aspek yg paling menentukan adalah potensi pasar.
4 komentar:
Luar biasa
Makasih Pak Bambang
Mantul
thnks Om Jay
Posting Komentar