Perencanaan Pembelajaran
Merancang Pembelajaran SD/Paket A
Membuat dan Memodifikasi Modul Ajar
Merumuskan Modul Ajar
2. 4 Modul Ajar
Salam dan Bahagia
Ibu dan Bapak Guru!
Selamat datang di modul membuat dan memodifikasi modul ajar.
Sebelum membuat modul ajar,pada materi kali ini kita mencari tahu dulu, apa itu modul ajar,beserta komponen yang ada di dalamnya?
Ilustrasi Cerita
Pak Handoyo:
Bu Meliza sudah membuat RPP ?
Ibu Meliza:
Saya pakai RPP dari internet.Minggu depan pengawas sekolah kita Pak Nurisan datang,jadi aman.
Pak Handoyo:
Hmmmm, apa saya ikut cara Bu Meliza ya ?
Ibu Meliza:
Iya Pak,mudah,aman pula dari teguran dan sanksi.Kepala sekolah juga pasti senang.
Pak Handoyo:
Iya sih Bu,tapi bagaimana dengan murid ?
Saya merasa bersalah karena tidak berdasarkan kebutuhan mereka.
Ibu Meliza:
Kenapa harus capek membuat RPP sendiri Pak, toh nanti kita mengajar pakai buku teks saja.Tidak apa-apa Pak, murid juga tidak akan tahu kan.
Pak Handoyo:
Merencanakan pembelajaran itu kan nggak bisa asal Bu, harus disesuaikan dengan kebutuhan murid,latar belakang,tempat tinggal juga kemampuannya.Itu sangat penting dan akan berdampak ke murid Bu.
Ibu Meliza:
Ah bikin susah diri sendiri,terserah Pak Han saja.
Pak Handoyo:
Namanya juga guru, Bu Mel,semua yang kita lakukan demi kepentingan murid.
..............................
Ibu dan Bapak Guru, dari percakapan tadi,Pak Handoyo menekankan bahwa membuat RPP sesuai kebutuhan murid itu penting.
Sementara Ibu Meliza ingin aman dengan cara praktis menghindari teguran Kepala Sekolah dan Pengawas.
Nah..
Apa pendapat Ibu dan Bapak Guru tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ?
Lalu..
Apa kaitannya dengan materi "Modul Ajar"?
Mari kita simak penjelasan berikut.
Modul Ajar
" Merupakan salah satu perangkat ajar sama seperti RPP atau lesson plan yang memuat Rencana Pembelajaran di kelas".
Namun ..
"Modul Ajar memiliki komponen yang lebih lengkap dibanding RPP ".
Apa saja komponen Modul Ajar? Yuk kita lihat bersama!
Mari kita lihat contoh modul ajar IPAS fase B berikut.
Modul Ajar (MA) IPAS ini disusun untuk satu unit materi atau 5 kali pertemuan.
Jumlah pertemuan dalam Modul Ajar (MA) tentunya akan menyesuaikan dengan alokasi waktu dan Tujuan Pembelajaran (TP) yang kita buat saat menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Terdapat beberapa komponen dalam Modul Ajar (MA) yaitu:
1). Fase Capaian Pembelajaran (CP)
2). Jumlah Jam Pembelajaran (JP)
Bagian ini disesuaikan dengan Alokasi yang sudah kita tentukan di awal.
3).Mode belajar
yang kita gunakan apakah daring, luring atau campuran
4). Tujuan Pembelajaran
yang sudah kita tentukan saat menurunkan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)di contoh ini terdapat 3 TP.
5).Dimensi Profil Pelajar Pancasila yakni dimensi Profil Pelajar Pancasila mana yang dapat dipenuhi dengan pembelajaran pada Modul Ajar (MA) ini.
6). Pengetahuan/Keterampilan Prasyarat
Yang perlu dimiliki murid sebelum mempelajari topik tertentu
Kompetensi Awal merupakan ukuran seberapa dalam Modul ajar ini dirancang.
Selanjutnya,komponen-komponen detail pertemuan yaitu:
7).Bahan Ajar
Materi apa yang akan
diajarkan di pertemuan pertama dan jika ada bahan ajar lain yang dapat dilampir.
8).Pertanyaan Pemantik
yakni pertanyaan yang mendorong murid untuk menyelami makna dan manfaat materi pembelajaran bagi kehidupannya.
9).Indikator keberhasilan dari tujuan pembelajaran
10).Asessmen
yang berisi rencana asesmen di setiap pertemuan
11).Sarana dan Prasarana
atau pendukung pembelajaran seperti: (sumber belajar ,media, lembar asesmen dan lain-lain)
Beragam jenis pendukung pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan murid.
12).Rincian Kegiatan
- Kegiatan Pembuka (15')
- Kegiatan Inti (35')
- Kegiatan Penutup (10')
13).Lampiran
Terdapat juga lampiran yang termuat dalam Modul Ajar, yang di isi dengan:
-Lembar aktivitas
-Rubrik penilaian
-Bahan ajar lain atau media pendukung tambahan.yang sekiranya dibutuhkan untuk keperluan mengajar.
Lalu, berikutnya sama, berisi detail komponen tiap pertemuan.
Ibu dan Bapak Guru, seperti itulah kira-kira contoh komponen-komponen yang ada pada Modul Ajar.
Namun, ini bukan sebuah keharusan, karena
"Komponen dalam Modul ajar bisa disederhanakan atau ditambahkan sesuai kebutuhan".
Kita sebagai guru diberikan "kemerdekaan" untuk:
1).Menggunakan Modul Ajar yang sudah tersedia"
2).Memodifikasi Modul Ajar "
Sesuai karakteristik dan kebutuhan murid dan lingkungan.
3)Menyusun sendiri Modul Ajar"
Sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan murid dan lingkungan.
Pada prinsipnya modul ajar yang digunakan harus memenuhi 4 kriteria sebagai berikut:
A).Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.(Esensial)
B). Menumbuhkan minat untuk belajar melibatkan murid berkaitan dengan pengalaman atau pengetahuan sebelumnya serta menyesuaikan capaian belajarnya.(Menarik, bermakna dan menantang)
C).Menyesuaikan konteks diri dan lingkungan murid (Relevan dan Kontekstual)
D).Keterkaitan antara Alur Pembelajaran dengan fase belajar murid . (Berkesinambungan)
Menurut Ibu dan Bapak Guru, Modul Ajar IPAS fase B kelas 4 tadi,sudah memenuhi 4 kriteria ini belum ya?
Ternyata ada strategi untuk membuat, modifikasi dan mengembangkan Modul Ajar loh.
Ibu dan Bapak Guru antara lain: "
1).Berkolaborasi dengan rekan guru dengan mata pelajaran yang sama"
2). Pembagian peran dengan rekan guru satu fase.
Misalnya:
Pembagian penanggung jawab Modul Ajar, kemudian membagi pengalaman dan pengetahuan kepada rekan guru lain.
Ibu dan Bapak Guru,
"Modul Ajar adalah salah satu bentuk rencana pembelajaran"
Maka
" saat menyusun rencana pembelajaran, harus dengan semangat mewujudkan Profil Pelajar Pancasila"
Dengan begitu, ke-6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila terus dibangun secara konsisten.
Selamat Belajar dan mencoba
Ibu dan Bapak Guru hebat!
Salam dan Bahagia
Jangan lupa...
"Untuk terus semangat dalam mengidentifikasi kebutuhan murid. Karena itulah kunci untuk membuat modul ajar yang berkualitas."
(Sumber Video Pelatihan Mandiri di PMM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar