Minggu, 17 Januari 2021

STRATEGI MENDAPAT IDE DALAM MENULIS

 

STRATEGI  MENDAPAT IDE DALAM MENULIS

Dalam kegiatan menulis Strategi untuk mendapat ide sangat dibutuhkan. Strategi merupakan pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.

Pada kesempatan  kali ini mendapat Pemateri hebat dan baik hati yaitu:Bapak BUDIMAN HAKIM  beliau merupakan Pegiat literasi ,Pendidikan S1 Fakultas Sastra Perancis, Universitas Indonesia.Beliau mengawali karir sebagai copywriter di Advertising  Agency, Leo Burnett, kemudian pindah ke Advertising Agency Ogilvy. Selanjutnya membangun agency sendiri yang bernama MACS909  dan  menduduki jabatan sebagai Creative Advisor. Berbagai penghargaan banyak diraih baik itu di ajang festival periklanan lokal dan internasional. Sekarang ini Budiman Hakim lebih memfokuskan diri sebagai pengajar, baik di kampus,dan instransi Pendidikan lainya.waaw ternyata memiliki segudang prestasi.

Bapak Budiman Hakim,yang akrab di panggil  Om Bud.Malam ini secara spesifik untuk membawakan tema "MENULIS TANPA IDE"”.Menurut Om Bud,untuk menciptakan Ide kita harus menulis tanpa ide ,supaya memancing Ide.Dalam menulis tanpa ide Di mulai dari dua Hal Yaitu : Pertama. Cerpenting (Cerita Pendek Tidak Penting) ,Kedua, Memanfaatkan Emosi.


CERPENTING

Cerpenting singkatan dari Cerita Pendek Tidak Penting yang merupakan  metode menuliskan peristiwa-peristiwa REMEH  yang  terjadi di sekeliling kita.apa saja yang  Di anggap  sepeleh ,Remeh Dan tidak penting.Lucukan Cerita tidak penting aja di tulis,weleh-weleh.Pasti geleng Kepalaha.ha..ha. ?

Cerpenting haruslah cerita yang tidak penting itu sebabnya METODE LATIHAN MENULIS ini disebut cerpenting = Cerita Pendek Tidak Penting.Sayangnya pelaksanaannya ternyata tidak semudah yang dibayangkan.masih kesannya mubazir .Caranya sangat sederhana.Kalo kita menuliskan dilema diajak pacar untuk pindah agama maka itu cerita penting.Kalo kalian bercerita tentang anak yang terpengaruh temannya nyoba-nyoba narkoba maka itu cerita penting.Atau kita lagi naik motor terus keabisan bensin sementara kita juga lupa bawa duit karena gak sempet ke ATM.Sudah jauh-jauh dorong motor pas sampe ternyata mesin ATMnya rusak.bercerita anak main lopat karet gelang waktu melompat karet putus,Waktu melompat Celana Sobek dan lain sebagainya.Misalnya yang punya anak kecil pastinya sering ngakak ngeliat kelucuan anaknya. Iya kan?


Cerpenting,Ceritanya bisa macam-macam.Banyak sekali Cerita lucu dan Seru yang Di anggap tidak penting.Apa maksudnya ?Perlu dipahami benar,bahwa ceritanya harus benar-benar TIDAK PENTING.Jangan mentang-mentang seorang Guru ,atau DPR atau Kepala Desa Supaya terlihat berwibawa harus hal yang penting terus Di bahas..Maaf bukan nyindir loh he..he...

Saat kita ingin menulis, sering kali terjadi kita tidak  punya ide.Hal yang sepeleh,remeh ternyata bisa memancing ide kita.Dengan menulis hal-hal yang sepeleh ternyata ide akan mengalir seperti air.Jika sudah terbiasa menulis cerpenting maka kita akan selalu mendapat pemicu untuk mendapat ide saat mau menulis.tidak percaya Buktikan  Sendiri ?


MEMANFAATKAN EMOSI


Mengapa ?
Ketika membaca sebuah novel lalu kita menangis tersedu-sedu karena isinya menguras air mata maka novel tersebut dapat dibilang sukses.Kita bisa di pengaruhi oleh penulis dan terbawa suasana yang Di baca kita.

Lalu,bagaimanakah kita menentukan sebuah tulisan itu menarik atau tidak? Mudah saja ! Tulisan yang bagus adalah yang mampu menggugah EMOSI pembacanya.jadi intinya pancinglah emosi pembaca,buat mereka menangis,tertawa atau marah.Artinya ketika orang menangis atau tertawa, maka di situlah saat tulisan kita mampu menggugah EMOSI pembacanya.kita membawa mereka kesuasana yang kita inginkan,kita harus bisa mempengaruhi mereka sampai berhasil.

Cara tuliskan semua perubahan EMOSI dalam kehidupan kita sehari-hari.apapun itu yang berhubungan dengan Emosi, peristiwa  tersebut Rekam dengan ingatan dan tuliskanlah . Anda  pasti bertanya-tanya Dan Penasaran kenapa (Why) harus dengan Emosi ?

Cara menilainya cuma dengan satu  pertanyaan: Apakah buku kita mampu ?membuat pembaca tertawa terbahak-bahak. berarti di sini jiwa Komedian si Penulis harus Di latih juga,bisa juga mengutip kata-Kata Komedian yang terkenal ha...ha...ha
Jadi kata kuncinya adalah ‘MEMANAFAATKAN EMOSI’.

Masalahnya  ?
Patokan bagus atau tidaknya gampang banget.Bisa mempengaruhi Emosi Pembaca supaya keluar,karena setiap pasti mempunyai jiwa Emosi.Cuman ada mudah terpancing, ada yang susah.inilah PR kita Si Penulis Memancing Emosi Pembaca yang susah Di pancing susah keluar Emosinya.Begitu juga kalo kita menulis buku humor,pancing tawa mereka,supaya perut mereka terasa di kocak.bukan artian Doanya buruk,tetapi menghibur Si Pembaca.

 

Meskipun ceritanya sepele tapi ternyata kita ketawa atau terharu  atas peristiwa itu. Dengan kata lain emosi kita tergugah .Cari cerita yang paling REMEH tapi bikin kita ketawa, marah, terharu, pokoknya semua rasa yang yang menggugah emosi kita.

Cerita remeh ternyata ?


Bisa membuat kita terharu, sedih atau ngakak, pas kita tuliskan pasti menjadinya menarik. Karena cerita yang bagus adalah yg menggugah emosi. Jadi emosinya udah ada. Kita tinggal menuliskannya lagi.unsur mempengaruhi sudah ada. Kalau ada sebagian orang yang suka dengan tulisan kita yang ngeselin dan ada juga yang tidak suka,teruskan saja.karena Menulis itu bukan untuk menyenangkan orang lain. Menulis itu adalah untuk menyenangkan diri sendiri. Kalo orang ternyata suka ya anggap aja itu bonus.jadi teruslah menulis.

Kesimpulannya: :
Jika Kehilangan Ide yang sering dikenal writers’ block Menulislah Tanpa Ide.Yaitu:1).Cerpenting / Cerita Pendek tidak Penting.2).Memanfaatkan Emosi

MENULIS BUKU ALA PAK AKBAR”(TOJTRP)

 

MENULIS BUKU ALA PAK AKBAR”(TOJTRP)

 

 

            Malam ini,pengalaman pertama  Dang Usman belajar menulis lewat group WA.Dimana beliau bisa bergabung karena link yang bagikan  Om Jay.Dang Usman mengenal Om Jay.Pada waktu Om Jay mengisi acara Seminar  tentang menulis dan menerbitkan buku di “ Kampung Inggris”yang beralamat  di  Jalan.H.Agus Salim,Rimbo Recap,Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.Sekaligus mendapat nomor WA Om Jay..Horeeeee

 

 

Selanjutnnya Narasumber  yang berbagi pengalaman menulis pada malam ini Yaitu Pak Akbar.Beliau merupakan, ‘Penulis buku Man Jadda Wajada’.Berkat Buku Man Jadda Wajada inilah Pak Akbar,bisa keliling ke-33 Provinsi di Indonesia. hanya Satu yang belum tuturnya yaitu; PAPUA. “Mudah-mudahan setelah lebaran bisa ke Papua. Siapa tahu ada orang PGRI Papua di sini”,Kata Pak Akbar.

 

 

Beliau menulis sejak  SMA saat di Gontor. Dilanjutkan pada saat menjadi mahsiswa.Di mana Buku pertama di rilis pada tahun 2008, yang diterbitkan Gramedia, ‘Man Jadda Wajada’. sampai sekarang, baru 13 buku yang beliau tulis .Tetapi buku yang di tulis beliau hampir semua tentang motivasi.

 

Pak Akbar Memampar  Materi Melalui Video Youtube.Dimana pemaparan beliau,menjelaskan.Langkah-Langkah dalam Menulis Buku.menurut ada  6 langkah yang di singkat menjadi T O J T R P  :

 

T. Yaitu: " TEMA”

 

            Tema ialah suatu gagasan ide atau pokok pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. Pada setiap tulisan tentu mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan disarankan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat. Dalam menulis novel,puisi cerpen, karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan lainnya haruslah memiliki sebuah tema. jika diibaratkan seperti sebuah rumah, tema merupakan  pondasinya. Tema juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. Jika temanya menarik,bagus,indah maka akan memberikan nilai lebih dan menarik pada tulisan tersebut.

 

Selanjutnya Pada karya sastra tema merupakan gagasan (makna) dasar umum yang menopang sebuah karya sastra sebagai struktur semantis dan bersifat abstrak yang secara berulang-ulang dimunculkan lewat motif-motif dan biasanya dilakukan secara implisit. Tema bisa berupa persoalan moral, etika, agama, sosial budaya, teknologi, tradisi yang terkait erat dengan masalah kehidupan. Tema juga bisa berupa pandangan pengarang, ide, atau keinginan pengarang dalam menyiasati persoalan yang muncul.

 

Tentukan TEMA tulisan. Setiap buku harus punya tema besar, baik buku fiksi maupun non fiksi. Tema akan menjadi rel yang mengikat dari awal tulisan hingga akhir. Tema dalam buku hanya satu saja.

 

 

Buku yang di tulis Pak Akbar, pada umumnya buku-buku motivasi. Sedangkan buku Om Jay, buku-buku pendidikan. Dan sebagainya.Misalnya Tema Buku : kerja keras, romantisme, cara belajar, dan sebagainya. 

 

 

O.yaitu :  “OUTLINE”

 

       Outline merupakan terjemahan dari bahasa Inggris-Garis besar, juga disebut garis hierarkis, adalah daftar yang disusun untuk menunjukkan hubungan hierarkis dan merupakan jenis struktur pohon. Garis besar digunakan untuk menyajikan poin utama atau topik dari subjek yang diberikan. Setiap item dalam garis besar dapat dibagi menjadi sub-item tambahan. Wikipedia (Inggris)

 

Buatlah  OUTLINE  atau  DAFTAR ISI. Outline berfungsi atau bergunanya untuk : Pertama,Agar tulisan kita terarah . Kedua , Bisa membuat jadwal dan target . Ketiga , Menghindari  " ngeblank" pada saat menulis.Keempat, Agar bukunya  selesai. 

 

Kalau tidak ada daftar isi, akan sulit bukunya bisa selesai.

Kalau Sudah punya tema,Sudah ada daftar isinya belum?Pak Akbar  berbagi pengalaman Intinya sebetulnya sama denga saat,Pak Akbar membuat sebuah komik..Langkah dalam komik Yaitu: Pertama,Tentukan Tema.Kedua,Tentukan Tokoh,Ketiga,tentukan Chapter  (bab).Keempat,Tulis cerita .Kelima,Story board  (papan cerita/gambar yang berurutan).Keenam,Tentukan Gambar .Ketujuh,Lay out  (prinsip/tujuan) .Kedelapan,tentukan Colouring  (warna ).Kesembilan,Revisi(Peninjauan/pemeriksaan).Kesepuluh,Penerbit.

 

J.Yaitu : “Jadwal”

 

Jadwal merupakan pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja; daftar atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dengan pembagian waktu pelaksanaan yang terperinci.

 

        Buatlah jadwal penulisan.Kalau daftar isi sudah dibuat, misalnya ada 30 judul artikel atau plot cerita, mulailah membuat jadwal secara riil. Katakan 1 tulisan jadwalnya seminggu selesai, buatlah jadwalnya dari 30 tulisan itu kapan mau selesai. Dengan kita membuat jadwal, maka akan memudahkan kita untuk mengontrol dan mengevaluasi dari hasil tulisan kita.

 

T.Yaitu : “Tuliskan.”

 

Tulis Ini merupakan kegiatan yang paling utama,yang menentukan sebuah buku.Jika Outline sudah ada, jadwal juga sudah ada. Berikutnya adalah tuliskan sesuai outline dan jadwalnya. Di sini, disiplin diri dan komitmen yang akan menentukan apakah tulisan kita akan selesai atau tidak. Tulis dan selesaikan semua judul artikel terlebih dahulu. Jangan terpaku untuk satu tulisan sampai sempurna.Ingat baik-baik. Jangan terpaku dengan satu judul artikel sampai sempurna. Selesaikan saja semua draft bukunya, apapun bentuknya. Setelah draft selesai, baru direvisi.

 

R.Yaitu : “REVISI”

 

Revisi merupakan peninjauan atau pemeriksaan kembali untuk perbaikan.Revisilah tulisan kalau semua draft tulisan sudah selesai. Jangan terpaku hanya satu judul sampai sempurna. Kalau kurang-kurang sedikit, tidak apa-apa teruskan saja. Tahap pertama adalah menyelesaikan semua draft buku. Tahap kedua, baru revisi. Apa saja yang direvisi? yang di revisi adalah sebagai berikut:

a.      Data dan informasi yang kurang. 

b.      Tata Bahasa

c.       Gaya Tulisan.Disamakan dari awal  hingga akhir,dari judul satu dengan  yang lain.

d.      Judul-judul artikel. Buatlah judul-judul yang. menarik,sederhana,buat supaya orang ingin tahu dan ingin  membaca.

 

P.Yaitu : “Penerbit.”

 

Penerbit merupakan perusahaan atau orang yang bergerak dibidang pembuatan buku.Apa yang menjadi pertimbangan penerbit?Paling utama adalah bukunya laku atau tidak. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat atau pembaca.Apakah pembaca butuh buku kita? Siapa yang butuh? Berapa banyak orang yang butuh? Buku kita menjawab kebutuhan apa?Semakin besar kebutuhan masyarakat akan buku kita, maka peluang diterbitkan semakin besar. Karena itu, sebagai penulis  mesti memahami buku kita. 

*      Siapa yang akan beli, dan siapa yang kira-kira akan baca.

*      Apa yang bisa membedakan buku kita dari buku sejenis. Apa kelebihan Buku kita dibandingkan dengan buku sejenisnya ? Kita harus mampu menjawab pertanyaan ini. Karena hal itu yang akan menjadi pertanyaan dan juga pertimbangan penerbit.

*      Pertanyaan penerbit adalah, apa yang akan Anda lakukan untuk membantu pemasaran buku? Harus punya jawabannya. Apakah perlu membayar kepada penerbit? Kita tidak perlu membayar ke penerbit. Bahkan kita mendapatkan uang ROYALTI.Rata-rata royalti adalah 10% dari buku yang terjual.

 

Bagaimana cara mengirim naskah?Pertama,Naskah harus sudah jadi.Kedua,Diprint,dikirim dengan hard  copy dan soft copy dalam bentuk CD atau Flash Disk.

 

Saat Honorer Dang Usman DiHadapkan Dengan Siswa Susah Nangkap Muda Lupa


Cerita ini dimulai pada 01 Agustus Tahun 2005.Pada saat itu tuntutan ilmu menutun Dang Usman harus menjadi guru honorer, setidak-tidaknya supaya ilmu di bangku perkuliahan tidak hilang dan mencari pengalaman baru.Dang Usman wisuda Desember 2004 jurusan Diploma II ( DII) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP) di Universitas Bengkulu.


Sudah tentu dari latar belakang pendidikan, keahlian Dang Usman sebagai guru pendidikan jasmani dan kesehatan.Waktu melamar di SD Negeri 41 Karang Pinang,sebagai Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.Tetapi  beliau di tugaskan oleh Kepala Sekolah tidak bisa hanya mengajar bidang studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan karena sekolah tersebut kekurangan Tenaga Pengajar ( Guru).Dengan penuh pertimbangan dan mengingat keadaan Sekolah kekurangan Guru,jadi beliau merangkap tugas,selain beliau honor sebagai guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan yang sering dikenal Masyarakat Guru Olah Raga,beliau juga mendapat tugas menjadi wali kelas.Kebetulan Wali Kelas VI tidak ada.jadi Dang Usman  Mengajar Penjaskes Kelas I  s.d  Kelas VI di tambah mengajar Kelas VI (guru Kelas/Wali Kelas VI).Perjalanan menjadi Guru Honorer mulai Dang Usman jalani.


Dang Usman mulai mengabdikan diri di SD Negeri 41 Karang Pinang ,Terhitung Mulai tanggal 01 Agsutus Tahun 2005.Pada saat itu dengan keadaan seadanya, waktu peralihan antara dana dari komite ke Dana Bantuan Operasional  Sekolah yang dikenal dengan sebutan Dana BOS.Waktu beliau Honor dari bulan Agustus  sampai  Desember Tahun 2005.Dang Usman belum mendapatkan gaji karena peralihan antara ada Dan Tiada nya Dana Bantuan  Operasional  Sekolah .Jadi  tetap menunggu.Pada saat itu SK honor  Dang Usman dari Kacabdin. Kadangkala ada sedihnya ada juga sukanya. Sukanya ilmu yang beliau dapat di perkuliahan bisa tersalurkan,sedihnya saat melihat Guru yang PNS gajian..ahu...ahu..ahu..sediiih 


Kemudian mengajar sebagai wali kelas VI dan Guru Penjaskes.Untuk Pelajaran lain seperti mata pelajaran IPA,IPS,Bahasa Indonesia ,Matematika dan Pelajaran lainnya yang harus di ajar karena Wali Kelas di SD mengajar segala Bidang Study.Dang Usman membuka lagi catatan waktu di SMP,SMA.Di baca  kembali sebagai pendalaman materi.Bagi Dang Usman tidak terlalu susah, kebetulan pada saat itu Dang Usman  sering membuka buku mata pelajaran yang beliau dapat waktu di SMP dan di SMA karena di perkuliahan materi yang diajarkan berhubungan dengan gerak dan kesehatan kemudian waktu Dang Usman honor terpaksa  belajar lagi pelajaran seperti IPA, IPS. PPKN ,bahasa Indonesia  dan Matematika yang jelas sebagi  wali kelas kelas VI.Harus bisa mengajar segala Bidang Study.

Sebagai Wali kelas VI,Dang Usman  harus mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi Ujian Nasional.Pada saat itu Dang Usman tidak terlalu kewalahan walaupun guru kelas harus menguasai segala bidang studi karena guru di SD kecuali guru PAI dan PJOK semua bidang studi harus diajar oleh guru kelas atau wali kelas. Kebetulan Dang Usman dari SD sampai SMA selalu peringkat 3 besar. Peringkat 3 Dang Usman raih waktu kelas 1 SD peringkat 2 Dang Usman Raih waktu kelas 1 SMP catur wulan 1  dan kelas 1 SMP di caturwulan 3 sedangkan sisanya Alhamdulillah Dang Usman peringkat satu dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMA.


Pada masa-masa Dang Usman honor menjadi wali kelas VI di SD Negeri 41 Karang Pinang.Pengalaman  seru yang ingin Dang Usman ceritakan yaitu itu Dang Usman ketemu dengan murid yang pada saat itu bernama Supianto. Ini cerita yang paling seru dan juga paling menyedihkan yang Dang Usman alami selama menjadi guru di mana anak yang bernama Supianto ini di bukunya hanya di tulis dengan  namanya sendiri. Cerita ini membuat Dang Usman kadang-kadang tertawa sendiri kadang-kadang berurai air mata.


Anak tersebut di setiap lembar buku catatannya hanya tulisannya nama sendiri setiap baris, alinea per alinea Semuanya di tulis namanya sendiri seperti ini tulisan yang Dang Usman baca di buku catatannya" Rara Ruru Supianto, Riri riri Supianto, Rere Rere Supianto, hahaha supianto, hehehe Supianto huhuhuhu,Supianto Suprianto hehehe huhuhu hehehe supianto, SupiantoSupianto ,supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto ,supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto ,supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto ,supianto, Supianto Supianto supianto, Supianto Supianto "


Begitulah tulisan anak tersebut di buku catatannya sampai berlembar-lembar sampai habis satu buku semuanya ditulis nama Supianto. Lalu Dang Usman selidiki ,tanya dengan teman-teman sebangku anak tersebut, bersebelahan bangkuanak tersebut, ternyata eh ternyata anak tersebut hanya bisa menulis namanya sendiri tidak tahu tulisan yang  lain.Ia hanya  tahu namanya sendiri dan menulis namanya sendiri yaitu” Supianto”. Anak tersebut tidak bisa membaca  tidak bisa mengeja hanya bisa duduk diam memperhatikan guru lalu menulis namanya sendiri.Kalau kita lihat matanya tertuju ke papan tulis saat guru menjelaskan yang pada kenyataannya pikirannya menerawang kemana mana karena sesuai dengan tulisan yang dia tulis di buku catatannya yaitu namanya sendiri.


Pada saat itu terpikir dalam pikiran Dang Usman untuk  mengajar anak tersebut seperti metode mengajar anak kelas 1 SD. kebetulan pada saat itu Dang Usman menggunakan metode belajar membaca atau mengeja .pada saat itu yang terbesit dalam pikiran Dang Usman jangan sampai anak tersebut tidak bisa baca tulis masalah yang lain itu nomor sekian karena pada dasarnya di desa-desa tujuan anak sekolah bisa baca tulis .


Metode pertama Sebelum Dang Usman memulai mengajar  Dang Usman selalu mengajar anak tersebut untuk mengeja seperti “a-b-a “dibaca “aba,i-t-u ‘ dibaca itu,” i-n-i” dibaca ini,” m-a-k-a-n” dibaca makan dan seterusnya .Lalu setelah mengajar anak tersebut, baru Dang Usman  masuk ke materi pembelajaran. Setelah jam pulang Dang Usman selalu menyempatkan memberi minimal 1 buah buku pelajaran Kelas 1 untuk anak tersebut supaya bisa belajar mengeja dan mengenal abjad.


Anak tersebut sangat aneh dan beda daripada yang lain. dalam pemberian materi pembelajaran anak tersebut sangat susah menangkap materi kemudian setelah dapat materi anak tersebut sangat mudah lupa jadi Dang Usman  berkesimpulan bahwa anak tersebut kategori anak “ Susah Nangkap Mudah Lupa”. Setelah metode pemberian buku. Dang Usman mengajar anak tersebut belajar mengeja selalu menyempatkan minimal setengah jam mengajar anak tersebut sebelum memulai materi pembelajaran.


Setelah berjalan sekitar 1 bulan ternyata metode yang Dang Usman terapkan masih belum bisa memancing minat anak tersebut untuk belajar baca tulis masih menulis namanya sendiri di buku catatannya.


Lalu Dang Usman mencoba menulis sebuah tulisan di papan tulis, yang anak tersebut harus bisa menulis ulang dibukunya " Supianto anak yang rajin" Dang Usman suruh anak tersebut menulis di rumah 50 baris. Pada pertemuan Berikutnya Dang Usman koreksi tulisan anak tersebut hanya 40 baris Jadi kurang 10 baris supaya ada kemauan dan efek Jera harus menuruti perintah yang Dang Usman berikan karena anak tersebut kurang 10 baris Dang Usman  suruh keliling lapangan 10 keliling.


Ternyata dalam waktu tiga bulan anak tersebut akhirnya bisa membaca dan menulis selain namanya sendiri, walaupun keberhasilannya dalam membaca masih mengeja tetapi menurut Dang Usman bisa  di  anggap suatu keberhasilan .Karena yang selama ini tidak bisa mengeja menjadi bisa ,yang selama ini hanya bisa  menulis namanya sendiri akhirnya bisa menulis catatan pelajaran.


Sejujurnya mungkin Metode yang Dang Usman gunakan tergolong agak keras.karena hanya itu yang terbesit dalam pikiran Dang Usman ditengah kepanikkan yang sebentar lagi anak kelas VI akan menghadapi Ujian.Biasanya waktu melanjutkan ketingkat SMP,Jika anak tidak bisa baca tulis,Guru SD terutama Wali Kelas VI lah yang disalahkan.Itulah motde yang diterapkan oleh Dang Usman untuk anak”Susah Nangkap Mudah Lupa” bagaimana dengan Metode Anda ?

Sabtu, 16 Januari 2021

Apa Itu Biografi ?

 


Apa Itu Biografi ?

 

Pada kesempatan Malam ini mendapatkan pencerahan dari seorang kepala sekolah di Magetan, bapak Suparno Muhammad⁩.Beliau berbagi ilmu dan pengalamannya kepada kami.Dimana Sang moderator ibu AAM NURHASANAH⁩ dari Lebak banten.Terlintas perasaan penasaran apa pengalaman beliau.?

Bapak Suparno, S.Pd., M.Pd.merupakan kepala sekolah berprestasi. Beliau adalah jebolan alumni kelas belajar menulis Omjay gelombang ke 3.

Kelas menulis ini di mulai sejak bulan Januari 2020 dan sampai sekarang sudah ada 16 gelombang.Kelas belajar menulis didirikan oleh Omjay atau Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd.

Bapak Suparno  S.Pd.,M.Pd.Lahir di Magetan  25 Juli  1966.Tinggal di Desa  Pojoksari  RT 21 RW 3 Sukomoro  Magetan.Karir menjadi  Guru 25 th.

Kepala  Sekolah  5 tahun.Prestasi  yang pernah  diraih,Lulus terbaik D3 IKIP Surabaya tingkat  jurusan tahun  89.Lulus terbaik  tingkat  jurusan  S1. Universitas  Wima  tahun 1996.Guru Berprestasi  Tingkat  Kabupaten tahun 2011 Juara  2 Narasumber  Nasional Guru  Pembelajar  2016 s.d  2018.

 

Jejak  Literasi dalam Penulisan Buku

1. Perjuangan  Hidupku 

, Telaga  ilmu,  2019.

2. Pranatacara lan Pamedhar Sàbda

3. Potret  Desa  Pojoksari

4. Permasalahan BK di Sekolah.

5. Catatan  harian  seorang  Kepala  Sekolah

6. Catatan  Kepala  Sekolah.



Menurut Pak Suparno,dari  berbagai  materi  yang belum disampaikan oleh Narasumber  dalam  kelas GWA sepertinya  yang belum di singgung adalah  menulis buku  Biografi. Untuk  itu  pada kesempatan  ini  beliau mengangkat  topic”Biografi”. Biografi adalah Menulis  kisah  hidup  orang  lain ,  bisa bu Astuti,  seperti  pak Chairul  Tanjung  itu penulisnya Tjahya Gunawan  Direja,  seorang  wartawan kompas.Dalam Penulisan   biografi  harus  ada nilai  edukatif,  keteladanan,  yang bisa menginspirasi  pembaca .Apa manfaat  menulis  biografi?

Manafaat  Menulis  biografi.Pertama  Mengabadikan  riwayat  hidup kita,  sehingga  kalau  kita  sudah  meninggal  anak  cucu kita,  akan  mengetahui  bahwa  kakeknya  dulu  semasa hidup  di dunia  ceritanya  begini.Kedua. Dari  pengalaman  yang baik pada diri kita bisa menjadi  pembelajaran  bagi orang orang  setelah  kita. Sehingga  menjadi  ilmu  jariah bagi  kita.Ketiga  Menjadi motivasi  berprestasi  bagi  kita,  karena suatu  saat  ingin  menambahkan riwayat  hidupnya  menjadi  cerita  berprestasi  lainnya. Keempat Rasanya  rugi segudang  prestasi yang anda miliki  kalau  tidak dituliskan  akan lenyap   ditelan  zaman.Lalu,Bagaimana  memulainya ?

Memulainya di awali  dengan  membaca  biografi orang orang  ternama,   maka akan terinspirasi mengenai  gaya penulisannya, lay outnya,  dan  cerita cerita  apa yang penting  dituliskannya. Setidaknya  bacalah  dua  buku  biografi,  lebih banyak  lebih baik  sehingga bisa membandingkannya mana  yang  di sukai.

Pengalaman Pak Suparno  sebelum menulis Buku Biografi.beliau membaca  biografinya  pak Chairul  Tanjung "Si Anak  Singkong".  Kemudian  buku  teman  beliau  seorang  kepala  sekolah judulnya  "Transformasi Kehidupanku"Sekolah  terbaik  saat itu.Ini  buku biografi  Bapak  Chairul  Tanjung  yang  dulu  pernah  sekolah  di SMP,  SMA  Labschool,  sekolah  dimana  Omjay  mengajar  sekarang.Ini  buku  autobiografi  beliau  yang  ditulis tahun  2019.



Chairul  Tanjung  adalah termasuk  10 orang  terkaya  di Indonesia.Dua  buku ini di baca tuntas oleh Pak Suparno.Lalu beliau  segera  menulis  outline. Itu  contoh  outline  dari  buku  beliau Perjuangan  Hidupku. Buku  setebal  173 halaman. Alhamdulillah di  tulis  dalam  1 bulan.  Karena semuanya  pernah  di alami,  maka  tulisannya  mengalir  seperti  aliran sungai  yang jernih  di gunung yang  belum  tersentuh  tangan jahat  manusia.Idenya mengalir secara alami.

Menurut Pak Suparno Menulis buku  autobiografi  merupakan  tingkatan  menulis yang paling  mudah ,sebab semuanya  sudah  di  alamai  atau  dilakukan.Menurut  beliau menulislah  apa  yang  kita lakukan,  yang kita rasakan, yang kita  pikirkan,  yang kita  impikan, yang kita hayalkan.Menulis  biografi  termasuk  apa  yang kita  lakukan.Sedangkan  menulis novel  termasuk  apa  yang kita hayalkan  atau cerita fiksi.Menulis  fiksi  agak  sulit karena  tidak  dilakukan hanya dalam hayalan.

Selanjutnya  Sudut pandang  lain  yaitu:menulislah  apa yang di  kuasai,  menulislah  yang disukai.  Karena  yang dikuasai  biasanya  kualitas  tulisan  menjadi lengkap dan terarah,  detail dan berbobot serta bermutu.Sebab  yang disukai menulisnya  terasa lebih enjoy dan Si penulis tidak terlalu terbeban,  senang  sehingga  kegiatan  itu  dilakukan  secara  terus menerus  sehingga  pekerjaan  menulis cepat  selesai.Karena  yang disukai  maka  menulis  itu  melibatkan  rasa dalam  hati atau perasaan  sehingga  bahasanya  juga enak  dibaca dirasakan  dan bisa dinikmati oleh  hati pembaca.

Setelah  membuat  outline  kemudian membuat  jadwal  menulis, Umpamanya  setiap hari   harus menulis  satu judul.  Dan kita harus disiplin  dan konsisten  dengan jadwal  itu. Tidak  ada perkara  besar  yang bisa diselesaikan dengan  tidak  disiplin  dan konsisten.Penulis  itu  memang  orang  hebat,  orang luar  biasa.  Pemikirannya  pasti  melampaui kebanyakan  manusia. Penulis  itu pengetahuannya ,setinggi langit,sedalam lautan dan samudra  , memiliki  wawasan  yang luas ,  seluas  jagad  raya,memiliki daya Imajinasi yang tingkat tinggi.Oleh  karena  itu  penulis  hebat  pasti  memiliki  kegemaran  membaca,karena penulis yang hebat  adalah pembaca yang baik.Bila  Rowling penulis buku Harty potter  sejak  masa  kanak  kanak  sudah menjadi  kutu  buku,  karena  dukungan dan difasilitasi  oleh  orang tuanya. Membuatnya Pada usia  11 tahun sudah menulis  buku.Untuk Pak Suparno yang memotivasi nya  menjadi penulis adalah anak dan istri karena anak dan Istri beliau juga penulis.Kembali  kepada  jadwal  menulis, setelah  buku ditulis selanjutnya  di edit,  setelah itu  mintakan  pendapat  teman,kerabat dekat untuk memberi masukan lalu  diedit  ulang jika terdapat kalimat yang kurang renyah untuk dibaca..

Langkah selanjutnya.Setelah kirimkan  ke penerbit. Pilih  penerbit  mana  yang  menurut  kita  bisa  mengantarkan  buku  kita  untuk  banyak  dibaca  atau  dibeli  orang.Cavernya  dibuat  yang baik  dan menarik sehingga  "menjual".Tunggu  sekitar 15 hari  buku  kita sudah  selesai.Di  dalam  buku  autobiografi  tidak  daftar  pustaka tidak perlu dicantumkan,  karena di dalamnya  berisi  riwayat  hidup,pengalaman  hidup  pribadi.Itu juga Seperti  halnya  novel  tidak dicantumkan  daftar  pustaka.Karena  termasuk  cerita  fiksi  yang terlahir  dari  daya imajinasi  atau daya khayal penulis.

Dalam menuliskan autobiografi,sering  menghadapi dilema antara ingin menceritakan pengalaman pribadi dengan sejujurnya ataupun tidak.Sebagai manusia tentu kita tidak sempurna dalam artian sisi  kelam  yang buruk juga ada,maka dari itu  yang tidak  ada nilai  edukatifnya tidak  usah  ditulis. Cerita  tidak  menyenangkan  tetapi  ada nilai  edukatif  bisa menginspirasi  pembaca  layak  untuk kita  tulis.

Perlu diperhatikan Kriteria buku  biografi  yang  baik yaitu : Pertama  Tulisannya  selesai   dan  diterbitkan. Kedua ada nilai  edukatif .Ketiga menginspirasi  pembaca untuk  mengambil keputusan  yang  membuat  dia melakukan  perbuatan dan perilaku yang  lebih baik dari sebelumnya .Keempat  ada Inspirasi untuk berprestasi.

Buku  biografi yang sudah terbit sejauh  ini  hebat semua, diantaranya para  tokoh hebat,  tapi  kebanyakan  mereka  tidak  ditulis sendiri melainkan ditulis oleh orang lain.Menulis  buku  biografi  tidak  harus hebat  dulu,  riwayat  hidup  kita  dari  kesederhanaan,  kejujuran,  keikhlasan  , kedisiplinan,  pengorbanan   bisa  diangkat  jadi  topik  yang  menginspirasi. Kalau  tidak  ada  yang baca  setidaknya  murid murid  kita,  anak cucu kita  nanti di kemudian hari. Barangkali  kita bisa belajar  dari  orang orang  disiplin,  dan apa  hasil  akhirnya. Belajar  pada orang orang  yang tulus  iklas  merupakan Energi penggerak dan  dapat kita lihat  hasil  akhirnya. 

Sebenarnya Pak Suparno dulu  seorang  guru  BK, yang banyak orang  tidak  menganggap  penting,  Beliau datang awal  pulang akhir di  tekuni profesi   sebagai Guru BK.Berkat Ketukan dan keikhlasan menjalani Profesi Alhamdulillah di tahun 2015 nilai  UKG  beliau 92.hebatkan?tentu,usaha tidak akan menghianati hasil.Berkah selanjutnya karena nilai UKGnya tinggi Akhirnya  terpilih  sebagai  narasumber  nasional, diklat  di Makassar, di Bali,  penataran  di Bandung,  Surabaya,  naik  pesawat  gratis  dibiayai  negara lagi.waaaaw..kereenkan

Lalu selanjutnya,tips beliau dalam memasarkan buku biografi agar terjual.Pertama  dibantu  penerbit.Kedua di MKKS dengan saling  membeli  karya  guru  antar  sekolah dari  anggaran  BOS, untuk koleksi  perpustakaan.Ketiga lewat  FB, Murid murid alumni  dan lain-lain.yang jelasnya manfaatkan  yang ngetren di zaman sekarang.

Bagaimana langkah awal kita dalam menulis agar tulisan kita tidak terputus d tengah jalan atau tidak menemukan endingnya. ?Tips beliau sebelum  menulis  kita harus membaca  banyak  buku,  terutama buku yang mendukun tentang apa yang akan kita tulis,lebih  mendukung  lagi  kita  melakukan  perjalanan  ke  luar  kota  misalnya,  makin  banyak  membaca,  makin  banyak  berkunjung  ke berbagai  kota,  berbagai  negara,  membuat  ide menulis  kita  tak pernah  mati. lalu Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menulis biografi selain outline ?

Kita dalam menulis biografi selain outline,di butuhkan .Pertama  Semangat.Kedua Istiqomah dalam menulis.Ketiga Segera  menulis.Keempat Foto foto  pendukung yang mungkin  masih terserak.

Selanjutnya Dalam menulis biografi perlu memperhatikan tahapan tahapannya.urutan  sesuai  dengan  tahapan  usia  kita,  misalnya  hari  kelahiran, masa  TK, Masa SD, SMP,  SMA,  kuliah,  kerja  , menikah,  punya  anak,  membangun  rumah  dan lain lain.Pada intinya dilengkapi  dari  awal,  (kehidupan  di waktu  kecil,  remaja,  merintis,  kendala kendalanya  dan sebagainya).Kemudian perlu di ingat  buku  autobiografi  yang  ada nilai  angka  kredit untu guru adalah  yang menceritakan  perjalanan  menjadi  pendidik. Perjalanan  menjadi pengusaha  tidak  bisa  dinilaikan  angka  kredit,  untuk kenaikan  pangkat.

Cara  mempertahankan  mood  menulis:Pertama. Doa.Kedua bergabunglah  dengan  para penulis,  Ketiga Yakinlah  bahwa  yang dilakukan itu  tidak sia sia. Keempat Ditampilkan  saja  di blog ,Kelima  bagikan link blog di WA group menulis  karena  di  WA grup menulis   ini  luar  biasa,  tidak ada  yang mencela  tulisan  teman,  semuanya  memotivasi,  menyemangati  satu  sama lain. Betul betul  memiliki akhlaqul  karimah  semua.

Suantai Kata Pak Suparno “Mari  menuliis buku  autobiografi sepanjang  hayat  masih dikandung badan.  Kadang kadang  banyak manusia  ingin  mengetahui kisah  kita  setelah kita tiada.Banyak tokoh penting yang namanya  menjadi  tenggelam  ditelan jaman  karena  tidak  memiliki  buku  autobiografi.Buku  bisa menjadi  warisan  anak  keturunan  kita untuk  menyatukan mereka  dalam keluarga dan persaudaraan.Burung  irian  burung cenderawasih,  cukup  sekian  terima kasih 🙏🙏🙏🙏Untuk  itu  lengkapilah  jejak  literasi  anda  dengan menulis  buku  autobiografi”.

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah

Doa Pembuka Rezeki dan Terhindar Musibah  🌿 Doa dari Al-Qur’an Doa Memohon Rezeki yang Luas dan Berkah 📖 QS. Al-Maidah: 114 "Allahumm...