Sepiring Tempe Goreng dan Segelas Kopi Hitam
Pagi ini kuhadapi dengan Sepiring Tempe Goreng dan Segelas Kopi hitam. Entah akan kumakan dan kuminum, atau akan ku biarkan saja. Kuputuskan untuk dimakan dan minum saja karena perut kosongku menanti.
.Berhubung perut kosong sedang menanti.Segera Jari telunjuk dan ibu jari menjepit tempe goreng tersebut.Suatu Kaloborasi yang bagus antara jari telunjuk dan Ibu jari .Mereka begitu kompak mengangkat tempe goreng lalu menempelkannya ke mulutku.Ternyata Mulutku sudah mengangah, langsung ku masukkan dalam mulut,sedangkan gigiku tidak sabaran untuk mengunyah.lalu ku kunyah dan ku telan.Enak?” tanyaku membatin. Sepiring Tempe di hadapanku bagai tersenyum melihat pola tingkahku menghadapinya.
Tempe goreng melirik kearah kopi hitam.Karena mendapat jatah pertama untuk di angkat.Tempe goreng merasa bahagia,kopi hitam pun melempar senyuman ,Gelas kaca duduk dengan sopan penuh malu. Gelas kaca laksana wanita yang setia menemani kopi hitam.Lalu !
Tanganku memegang gelas yang berisi kopi hitam . Lalu ku angkat gelas tersebut di tempel ke bibir dan ku memiringkan gelas tersebut.perlahan-lahan air kopi masuk kemulutku.“hangat?tanyaku membisu.Berbicara tentang sarapan di pagi hari ada banyak pilihan ?
Sementara Pilihanku pada pagi ini.Hanya Fokus pada sepiring tempe goreng dan segelas kopi hitam.Sambil Duduk di kursi sudut,kaki di selunjur dengan rileks.Piring hijau muda dan tempe goreng tersenyum simpul melihat kondisi tersebut.
Piring hijau muda melirik ke gelas kaca
Tempe dengan jiwa tenang,ikhlas karena tidak ku habiskan.
Sambil menyantap tempe goreng dan minuman kopi hitam ! telingaku terasa gatal.Ku ambil pengorek telinga,lalu ku arahkan ke telinga.Selanjutnya
ku tempel pelan-pelan pengurik telinga tersebut ke telinga, sehingga masuk secara perlahan.Pengorek telinga menari dengan gaya memutar.
Pengurik telinga dengan tenang pasrah, di jepit oleh jari telunjuk dan ibu jari.
Bergantian antara telinga kiri dan kanan.telinga kiri mendapat antrian pertama,telinga kanan mendapat antrian kedua.tidak ada rasa iri dan dengki antara telinga kiri dan kanan .
Setelah mengorek telinga, lalu.
Ku memandangi gelas sudah kosong,hanya sagu kopi yang tersisa.Tempe hanya di ambil tiga iris saja.Sepuluh iris yang lain dengan sabar menuggu dan piring hijau muda masih bersantai Di atas meja.Gelas kosong berisi sagu kopi,mohon permisi kepada tempe dan piring hijau muda.untuk pergi ke dapur terus ketempat pencucian.peroses sarapan pagi pun selesai.Nikmat pagi ini Terasa begitu mengesankan dengan kehadiran sepiring tempe goreng dan segelas kopi hitam.
Itulah Ceritaku πππ
1 komentar:
Menulis 3 Paragraf
Posting Komentar